Jadi Kota Layak Anak, Remaja di Depok Ketangkap Bawa Celurit

Bangun Santoso

Sabtu, 06 Oktober 2018 | 12:55 WIB
Jadi Kota Layak Anak, Remaja di Depok Ketangkap Bawa Celurit
Polisi kerap menangkap remaja bawah umur di Depok hendak tawuran dan membawa senjata tajam. (Suara.com/Supriyadi)

Suara.com - Sebagai Kota Layak Anak (KLA), Kota Depok, Jawa Barat justru kerap terjadi aksi tawuran antar remaja. Hal ini perlu menjadi perhatian serius, sebab selain berbahaya, aksi tawuran kerap diikuti anak di bawah umur.

Seperti pada Sabtu (6/10/2018), lima orang anak yang baru berumur belasan tahun terpaksa diamankan tim Jaguar Polresta Depok. Kelima anak itu diamankan karena hendak melakukan tawuran di Jalan Raya Citayam, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok.

Saat diamankan, para remaja bawah umur itu kedapatan membawa senjata tajam atau sajam, yakni enam buah celurit, satu pedang dan satu golok.

Kanit Krimsus Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, penangkapan lima anak remaja itu berdasarkan laporan dari masyarakat. Mereka berkumpul di area Kelurahan Pondok Jaya sehingga dicurigai warga hendak melakukan tawuran.

"Dapat info tim Jaguar langsur ke lokasi mengamankan lima anak berserta baramg bukti senjata tajam dan 11 sepeda motor berbagai merek," kata Firdaus.

Ada pun kelima remaja yang diduga melakukan aksi tawuran antara lain, M. Asril (18), M.RZ (15), MRP (14), K(15), dam Wisnu (18). Tiga dari lima anak remaja merupakan anak masih di bawah umur dan berkeliaran membawa senjata tajam.

Kelima anak remaja dan barang bukti kini diamankan di Polsek Pancoranmas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan anak remaja di Kota Layak Anak Depok kerap dilakukan tim Polresta Depok. Aksi tawuran juga sering terjadi di kalangan remaja, khususnya pada dini hari.

"Ya kita tingkatan frekuensi patrolinya. Peningkatan frekuensi patroli di titik-titik rawan di setiap wilayah Polsek," tegasnya.

baca juga

Patroli dilakukan juga menjelang Asian Para Games 2018. Di mana Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengeluarkan maklumat untuk menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Tanpa Anus di Depok, Pemkot Akan Bantu Koordinasi Bantuan

Bayi Tanpa Anus di Depok, Pemkot Akan Bantu Koordinasi Bantuan

Health | Selasa, 02 Oktober 2018 | 15:47 WIB

Aris Tewas karena Disuruh Tetangga Bersihkan Sumur

Aris Tewas karena Disuruh Tetangga Bersihkan Sumur

News | Minggu, 30 September 2018 | 16:23 WIB

Kosan Kerap Dijadikan Tempat Mesum, 11 Pasangan Terjaring Razia

Kosan Kerap Dijadikan Tempat Mesum, 11 Pasangan Terjaring Razia

News | Minggu, 30 September 2018 | 15:33 WIB

Isu PKI Kembali Muncul, Jokowi : Masa Ada PKI Balita?

Isu PKI Kembali Muncul, Jokowi : Masa Ada PKI Balita?

News | Kamis, 27 September 2018 | 22:33 WIB

Depok Punya Sekolah Berusia 128 Tahun Bekas Anak Bangsawan Eropa

Depok Punya Sekolah Berusia 128 Tahun Bekas Anak Bangsawan Eropa

News | Rabu, 26 September 2018 | 17:11 WIB

Terkini

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

×