Badai Dahsyat Italia Tewaskan Lebih dari 30 Orang

Dythia Novianty

Senin, 05 November 2018 | 05:22 WIB
Badai Dahsyat Italia Tewaskan Lebih dari 30 Orang
Ilustrasi badai dahsyat menerpa Italia. [Miguel Medina/AFP]

Suara.com - Badai besar di Italia, yang disertai banjir dan angin kencang telah merenggut nyawa lebih dari 30 orang. Laporan petugas setempat itu muncul ketika mayat sembilan orang ditemukan di rumah berlokasi di Casteldaccia, Palermo, setelah sebuah sungai kecil meluap di dekatnya.

Kantor berita setempat, Agi, melaporkan bahwa korban yang meninggal termasuk tiga anak berusia satu, tiga dan 15 tahun. Beberapa anggota keluarga berhasil melarikan diri dengan memanjat pohon.

Istri Survivor Giuseppe Giordano, dua anak, orang tua, saudara lelaki dan saudara perempuan, semuanya tewas dalam badai.

"Aku kehilangan segalanya, tidak ada yang tersisa, hanya anakku," katanya.

Pejabat setempat kini sedang menyelidiki apakah rumah yang dibangun di dekat sungai memenuhi tata lingkungan.

Di wilayah yang sama, seorang lelaki berusia 44 tahun juga ditemukan tewas di mobilnya di dekat Vicari setelah dia mencoba menghubungi seorang rekan yang terperangkap di sebuah bengkel. Penumpang di dalam mobil diperkirakan hilang.

Petugas penyelamat juga mencari dokter yang terpaksa meninggalkan mobilnya di Corleone setelah mencoba mencapai rumah sakit di kota.

Sementara seorang lelaki dan seorang perempuan meninggal di Agrigente, setelah mobil mereka terperangkap dalam banjir.

Menurut Badan Perlindungan Sipil Italia, sebagian besar jumlah kematian tewas disebabkan tertiban pohon. Coldiretti, asosiasi perusahaan pertanian Italia, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa angin kencang menghancurkan sekitar 14 juta pohon.

baca juga

Italia telah menghadapi serangkaian badai dahsyat selama lebih dari satu minggu, yang menyebabkan kerusakan dan gangguan, terutama di wilayah utara.

Kota Venesia telah mengalami beberapa banjir terburuk yang pernah terjadi, serta angin kencang yang memiliki kecepatan hingga 180 kilometer per jam (110 mil per jam).

Diperkirakan kota kanal sekarang sebanyak 75 persen di bawah air, ketinggian airnya kini naik menjadi 5 kaki saat pasang tinggi sebelum surut. Petugas transportasi telah menutup sistem bus air kecuali ke pulau-pulau terpencil karena keadaan darurat. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ilmuwan Temukan Cara Memprediksi Kapan Petir Terjadi

Ilmuwan Temukan Cara Memprediksi Kapan Petir Terjadi

Tekno | Minggu, 09 September 2018 | 20:37 WIB

Jepang Dilanda Topan Hebat, Tewaskan 6 Orang dan 160 Cedera

Jepang Dilanda Topan Hebat, Tewaskan 6 Orang dan 160 Cedera

News | Rabu, 05 September 2018 | 06:36 WIB

Belasan Rumah di Aceh Rusak Diterpa Badai dan Angin Kencang

Belasan Rumah di Aceh Rusak Diterpa Badai dan Angin Kencang

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 09:28 WIB

Aneh, Hujan Seafood dari Langit!

Aneh, Hujan Seafood dari Langit!

Tekno | Selasa, 19 Juni 2018 | 19:15 WIB

Cuaca ekstrem Akibatkan 144 Titik Bencana di DIY

Cuaca ekstrem Akibatkan 144 Titik Bencana di DIY

News | Rabu, 29 November 2017 | 06:34 WIB

22 Orang Tewas saat Badai Nate Terjang Amerika Tengah

22 Orang Tewas saat Badai Nate Terjang Amerika Tengah

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 08:48 WIB

Terkini

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Manusia Ditargetkan Kembali Mendarat di Bulan pada 2028

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Dulu Benci, Sekarang Relate: Mengapa Squidward Adalah Cermin Pekerja Modern

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:43 WIB

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

iPad Lipat Apple Disebut Mirip Huawei MateBook Fold?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Nubia REDMAGIC 12 Pro+ Menggoda Gamer, Layar Tanpa Notch dan Kipas 25.500 RPM

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Periklindo Minta Kepastian Kebijakan Insentif Motor Listrik Demi Kelangsungan Industri

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:06 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Akibat Paparan Matahari Usia 45 Tahun

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Akibat Paparan Matahari Usia 45 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:05 WIB

PT Timah Pertimbangkan Opsi Buyback Saham TINS dengan Prinsip Hati Hati

PT Timah Pertimbangkan Opsi Buyback Saham TINS dengan Prinsip Hati Hati

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×