Doa Keluarga Korban Lion Air di Hari Terakhir Penyerahan Jenazah

Yazir Farouk Suara.Com
Jum'at, 23 November 2018 | 22:46 WIB
Doa Keluarga Korban Lion Air di Hari Terakhir Penyerahan Jenazah
Sejumlah pegawai kementerian keuangan mengamati foto pegawai Ditjen Pajak daerah Bangka dan Pangkal Pinang yang menjadi korban pesawat Lion Air JT-610 di Loby, Gedung Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat, (9/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Lantunan doa menghiasi suasana serah terima jenazah di depan Ruang Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Raden Said Sukanto, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018) malam.

Seluruh keluarga dan sahabat yang datang untuk membawa pulang jenazah korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610, melantunkan doa menurut kepercayaannya masing-masing di depan peti jenazah yang telah ditempeli nama jenazah yang ada di dalamnya.

"Ya Allah lapangkanlah jalannya saudara kami yang telah mendahului kami dan kumpulkanlah kami bersama kembali di surgamu ya Allah," doa salah satu keluarga korban, Tia di hadapan peti jenazah saudaranya.

Tia seperti dikutip dari Antara merupakan saudara dari korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang teridentifikasi Jumat ini atas nama Muhammad Ikhsan Riyadi. Dia menyatakan
dirinya dan keluarga sangat terpukul atas musibah yang terjadi.

"Kami tentu merasa kehilangan, tapi kami berusaha ikhlas. Dunia ini adalah persinggahan untuk tujuan kita di akhirat kelak. Semoga saudara kami dapat tempat terbaik di sisinya," kata Tia.

Jenazah Ikhsan langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Duta Kranji, Bintara Loka Indah, Kranji, Kota Bekasi usai diserahterimakan oleh tim DVI.

Pada Jumat ini, tim DVI menyerahterimakan 16 jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang teridentifikasi pada pihak maskapai untuk selanjutnya diserahterimakan pada pihak keluarga.

Sebanyak 16 jenazah teridentifikasi tersebut, menjadi penutup operasi tim DVI (29 Oktober 2018 hingga 23 November 2018) yang secara total berhasil mengidentifikasi sebanyak 125 orang dengan rincian laki-laki 89 orang dan perempuan 36 orang.

Dari jumlah 125 jenazah yang teridentifikasi tersebut, ada dua jenazah yang merupakan Warga Negara Asing yaitu, warga Italia (Andrea Manfredi) dan warga India (Bhavye Suneja) sementara sisanya adalah WNI.

Baca Juga: Mitra Kukar Kalahkan PS Tira 1-0

Tim DVI mengidentifikasi 125 jenazah yang merupakan korban pesawat nahas Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober setelah dilaporkan hilang kontak.

Pesawat yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (Banten) menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang (Bangka Belitung) itu sedianya mendarat di Pangkalpinang pukul 07.20 WIB.

Pesawat yang diketahui baru beroperasi pada 15 Agustus 2018 itu, membawa 189 orang, yang terdiri atas 181 penumpang serta satu pilot dan tujuh awak pesawat. (R030).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI