Mendikbud: Sekarang Indonesia Ranking Pertama di Kejuaraan Keahlian Asia

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 02 Desember 2018 | 13:24 WIB
Mendikbud: Sekarang Indonesia Ranking Pertama di Kejuaraan Keahlian Asia
Mendikbud, Muhadjir Effendy tinjau peserta UNBK 2018 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 29 Penerbangan, Jalan Profesor Joko Sutono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2018) pagi. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Tim Indonesia berhasil meraih enam emas dan tiga perak dalam kejuaraan keahlian tingkat Asia atau Worldskills Asia (WSA) 2018 yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bangga dengan prestasi yang diraih para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tersebut.

"Dengan prestasi yang kita raih ini, sekarang kita berada pada ranking pertama Asia," ujar Muhadjir saat menyambut kedatangan para delegasi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (2/12/2018) seperti dilansir dari Antara.

Muhadjir mengaku sudah melaporkan prestasi tersebut kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Kepala Negara kata dia, mengaku bangga dan meminta agar semua SMK mengikuti apa yang sudah dicapai tersebut.

Untuk diketahui, enam medali emas tersebut diraih oleh Luki Centuri untuk bidang lomba desain we (Web Design), Firli Rizki untuk bidang lomb instalasi listrik (Electrical Installation), Rizki Muhammad untuk bidang sistem administrasi jaringan IT (Network System Administration).

Kemudian Hengky Sanjaya untuk bidang lomba solusi piranti lunak IT bisnis (IT Software Solution for Business), Isnaeni Wulandari untuk bidang lomba teknologi fesyen (Fashion Technology), dan A Nur Fatkhul Cholbi untuk bidang lomba Pengatur suhu ruang dan pendinginan (Refrigeration and Air Conditioning).

Sementara untuk medali perak diraih Salyan Alqosomi untuk bidang lomba Welding, Mustaqim untuk bidang lomba teknologi otomobil (Automobile Technology), dan M Khairul Abdulloah untuk lomba Electronik.

Para delegasi tersebut merupakan lulusan SMKN 3 Boyolangu, SMKN 2 Kendal, SMKN 4 Surakarta, SMKN Bandung, SMKN 2 Banyumas, SMKN 2 Serang, SMKN 2 Sukohardjo, SMKN PGRI 3 Malang, dan SMKN Immanuel.

WSA 2018 diikuti oleh 19 negara. WSA merupakan ajang yang diselenggarakan dua tahun sekali dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing Asia dan meningkatkan persaudaraan diantara negara Asia.

"Rencananya, para pemenang ini akan kami berikan beasiswa hingga S2 ke Jerman. Agar nantinya pulang, bisa menularkan ilmu yang didapatnya ke siswa SMK ," kata Muhadjir.

baca juga

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad, mengatakan Jerman dipilih karena Kemendikbud memiliki kerja sama dalam peningkatan vokasi.

Sementara itu, Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud, Bahrun, mengatakan pihaknya akan berusaha meningkatkan kemampuan lulusan SMK agar bisa bersaing di dunia internasional.

"Kami akan mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang World Skill Competition yang akan digelar pada tahun depan," kata Bahrun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Raih Perunggu di Nomor Beregu, Susy: Enggak Jelek

Indonesia Raih Perunggu di Nomor Beregu, Susy: Enggak Jelek

Sport | Senin, 12 November 2018 | 22:50 WIB

Kejuaraan Dunia, Susy Ungkap Peta Peluang Indonesia di Perorangan

Kejuaraan Dunia, Susy Ungkap Peta Peluang Indonesia di Perorangan

Sport | Senin, 12 November 2018 | 22:10 WIB

Asia Tenggara Sumbang Transaksi Online 75 Persen Lewat Aplikasi

Asia Tenggara Sumbang Transaksi Online 75 Persen Lewat Aplikasi

Tekno | Kamis, 08 November 2018 | 19:00 WIB

Kejuaraan Dunia Junior 2018: Indonesia Libas Makau

Kejuaraan Dunia Junior 2018: Indonesia Libas Makau

Sport | Selasa, 06 November 2018 | 15:46 WIB

Terkini

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

×