Aksi Pengusiran di Sumut Disebut Rekayasa, Sandiaga: Saya Tak Play Victim

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 12 Desember 2018 | 22:37 WIB
Aksi Pengusiran di Sumut Disebut Rekayasa, Sandiaga: Saya Tak Play Victim
Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno bantah pemasangan poster yang bernada pengusiran dirinya dari Pasar Tanah, Labuan Batu, Sumatera Utara, adalah rekayasa. Sandiaga menegaskan, dirinya tidak sedang berlagak menjadi korban alias play victim.

Isu tersebut ramai diperbicangkan pada linimasa Twitter dengan menggunakan tagar #SandiwaraUno. Banyak yang menilai kalau penolakan itu hanya sebuah rekayasa yang dibuat oleh tim kampanye Sandiaga Uno.

Menanggapi hal tersebut, Sandiaga menegaskan insiden itu benar terjadi tanpa adanya rekayasa. Bahkan, kata Sandiaga, aksi penolakan seperti itu juga dialaminya saat dirinya sedang berkampanye untuk Pilkada DKI 2017.

"InsyaAllah apa yang terjadi itu apa adanya. Saya sampaikan bahwa itu bukan terjadi sekali saja, waktu di DKI juga sudah terjadi," kata Sandiaga di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2018).

Sandiaga mengungkapkan kala itu ada salah satu wartawan yang mewawancarainya dengan mengenakan kaos bertuliskan Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama yang tak lain ialah lawannya saat Pilkada DKI 2017.

Menanggapi hal tersebut Sandiaga meyakini kalau dirinya akan selalu membuka tangan bahkan untuk pendukung rivalnya.

"Ini adalah bagian dinamika kontestasi kita," ujar Sandiaga.

"Kita jangan terlalu menanggapi, tapi itu merupakan satu karunia menurut saya, dan kita bisa mendengar karena saya percaya semuanya itu untuk mempersatukan bangsa.”

Untuk diketahui, pedagang pasar Tanah Labuan Batu, Sumatera Utara meminta Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno kembali ke Jakarta dan pulang. Mereka kesal lantaran merasa dipecah belah karena pilpres.

baca juga

Menyuruh Sandiaga pulang, para pedagang menuliskannya di sebuah poster putih yang tergantung di etalase gubuk dagangan. Kejadian itu, Selasa (11/12/2018) hari ini.

Akan tetapi peristiwa tersebut malah disebut sebagai rekayasa yang dibuat oleh tim Sandiaga sendiri untuk membingkai seolah-olah benar ada penolakan yang terjadi di masyarakat.

Hal itu disampaikan salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily.

"Coba diliat secara seksama, video bahwa ada orang yang disuruh orang yang mengaku disuruh untuk memasang tulisan itu, itu kan jelas sekali dari playing victim, by design," kata dia, Rabu (12/12/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Insiden Pengusiran Sandiaga, Kubu Jokowi: Terlalu Kentara Sandiwara

Insiden Pengusiran Sandiaga, Kubu Jokowi: Terlalu Kentara Sandiwara

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 21:41 WIB

Kampanye di Jateng, Sandiaga Boyong Bus Klinik OKE OCE

Kampanye di Jateng, Sandiaga Boyong Bus Klinik OKE OCE

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 20:58 WIB

Kasus e-KTP Tercecer, Sandiaga Mengaku Merugi Jika Tak Diusut Tuntas

Kasus e-KTP Tercecer, Sandiaga Mengaku Merugi Jika Tak Diusut Tuntas

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 19:35 WIB

Prabowo Ditantang Jadi Imam Salat, Sandiaga: Silakan Rakyat Menilai

Prabowo Ditantang Jadi Imam Salat, Sandiaga: Silakan Rakyat Menilai

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 17:51 WIB

Terkini

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:53 WIB

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:49 WIB

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:46 WIB

Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS

Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:36 WIB

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:24 WIB

Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya

Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:24 WIB

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:18 WIB

Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral

Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:13 WIB

Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal

Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:13 WIB