Guntur Romli: Prabowo Tercatat Jadi Kontestan Pilpres Berkampanye Mengejek

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 18 Desember 2018 | 18:27 WIB
Guntur Romli: Prabowo Tercatat Jadi Kontestan Pilpres Berkampanye Mengejek
Politisi PSI yang juga Anggota Gerakan Kebangkitan Nusantara (GATARA), Guntur Romli. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli meminta agar Capres Prabowo Subianto bisa menghargai wartawan karena profesinya dilindungi Undang-Undang. Hal itu disampaikan Guntur menanggapi pernyataan Prabowo yang telah mengejek jika mata wartawan ada di dengkul.

"Prabowo wajib hormati wartawan karena wartawan bekerja dilindungi oleh UU, bagaimana Prabowo pantas jadi Capres kalau UU saja dia langgar?," kata Guntur kepada Suara.com, Selasa (18/12/2018).

Terkait hal ini, Guntur menilai kalau cara tersebut menjadi salah satu teknik kampanye Prabowo-Sandiaga untuk membuat kegaduhuan masyarakat. Sebab, kata dia, strategi ini bisa mendongkrak elektabilitas pasangan nomor urut 02 itu di Pilpres 2019.

Meski demikian, Guntur menganggap cara tersebut bisa mencoreng nilai demokrasi yang sudah ada di Indonesia.

"Cara ini tidak hanya kontraproduktif bagi timnya, tapi berbahaya bagi perjalanan demokrasi di negeri kita, Prabowo akan dicatat sebagai kontestan terlama di Pilpres yang identik dengan kampanye mengejek," pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo kembali mengolo-olok media massa di Indonesia terkait pemberitaaan adanya perbedaan jumlah peserta Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, beberapa waktu lalu. Bahkan, kali ini, Prabowo sampai mengejek mata jurnalis ada di dengkul karena menyebut jumlah peserta acara itu lebih sedikit ketimbang klaimnya.

Berbeda dengan sebelumnya, Prabowo menyebut jumlah peserta Reuni Akbar 212 yang digelar di Monas, Jakarta pada 2 Desember lalu berjumlah 13 juta orang.

"Yang aneh bin ajaib banyak sekali media-media kita yang tidak melihat 13 juta orang itu. Mata mereka mungkin ada di dengkul mereka," kata Prabowo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PSI: Prabowo Tak Pernah Tobat Takut-takuti Rakyat

PSI: Prabowo Tak Pernah Tobat Takut-takuti Rakyat

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 18:12 WIB

Habib Rizieq Raih Ulama Award, PSI: Bikin Acara Sendiri, Puji-puji Sendiri

Habib Rizieq Raih Ulama Award, PSI: Bikin Acara Sendiri, Puji-puji Sendiri

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 16:38 WIB

Prabowo Sebut Indonesia Bakal Punah, HNW: Media Motong Berita, Buat Gaduh

Prabowo Sebut Indonesia Bakal Punah, HNW: Media Motong Berita, Buat Gaduh

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 16:07 WIB

Tim Jokowi Tertawakan Prediksi Prabowo Soal Indonesia Punah

Tim Jokowi Tertawakan Prediksi Prabowo Soal Indonesia Punah

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 14:10 WIB

Guntur Romli Tuding Prabowo Tak Siap Kalah soal Prediksi Indonesia Punah

Guntur Romli Tuding Prabowo Tak Siap Kalah soal Prediksi Indonesia Punah

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 13:30 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×