Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB
Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan
Fasilitas sampah buatan KKN UMMI Sukabumi dibongkar sepihak dua hari usai diresmikan.
baca 10 detik
  • Fasilitas sampah KKN UMMI di Sukabumi dibongkar sepihak dua hari pascaperesmian.

  • Pembongkaran terjadi meski mahasiswa telah mengantongi izin dari pemerintah desa dan pemilik lahan.

  • Mahasiswa mengecam aksi pengrusakan sepihak yang diunggah pelaku ke media sosial Facebook.

Suara.com - Fasilitas pengolahan sampah buatan mahasiswa KKN UMMI di Desa Mekartanjung hancur dibongkar oknum tak dikenal hanya dua hari setelah diresmikan. Pembongkaran sepihak pada Senin (10/8/2026) tersebut menuai kecaman luas usai rekamannya viral di media sosial.

Aksi perusakan tempat pengolahan sampah berbasis Rocket Stove ini viral di media sosial. Salah satunya diunggah @jakartainfoterkini.

"Niat baik tak selalu berjalan mulus. Fasilitas pengolahan sampah hasil karya mahasiswa KKN di Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, terpaksa dihancurkan oleh warga yang mengaku sebagai kerabat pemilik lahan," tulis akun itu.

Aksi ini dinilai merugikan program pengabdian masyarakat yang tengah berjalan. Padahal sarana tersebut dirancang untuk mengatasi persoalan kebersihan lingkungan warga setempat.

Langkah perusakan ini tergolong janggal karena perizinan lahan tepi sungai telah dikantongi mahasiswa dari pemerintah desa dan pemilik tanah. Klaim sepihak tanpa bukti kepemilikan menjadi pemicu utama pembongkaran liar tersebut.

Inisiatif pembuatan sarana kebersihan ini berawal dari kepedulian sosial mahasiswa selama bertugas di lokasi pengabdian. Ketua KKM UMMI Kelompok 11 Desa Mekartanjung, Muhammad Ihza Mahendra, membeberkan awal mula proyek tersebut.

"Kami adalah tim mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMI) yang ditempatkan di Desa Mekartanjung. Selama masa pengabdian, kami berinisiatif membangun fasilitas pengelolaan sampah berupa Rocket Stove," ujar Ihza.

Bagaimana Prosedur Perizinan Lahan yang Ditempuh Mahasiswa?

Proses legalitas dan koordinasi wilayah sebenarnya telah ditempuh sebelum peletakan batu pertama dilakukan. Mahasiswa memastikan seluruh prosedur perizinan tingkat desa sudah terpenuhi secara tertulis maupun lisan.

baca juga

Komunikasi bahkan menjangkau pemilik lahan di sekitar lokasi yang saat ini tengah berada di luar negeri. Pihak desa memfasilitasi dialog via telepon guna memastikan tidak ada aturan yang dilanggar.

Ihza menegaskan bahwa pemilik sah tanah di Arab Saudi tersebut tidak pernah melarang pembangunan fasilitas.

Mengapa Pembongkaran Terjadi Usai Peresmian Resmi?

Pengerjaan sarana Rocket Stove ini sejatinya telah dimulai sejak 28 Juli 2026 secara gotong royong. Pembangunan berjalan lancar hingga diresmikan langsung oleh Kepala Desa Mekartanjung pada Sabtu (8/8/2026).

Aksi penghancuran berlangsung cepat saat seluruh anggota KKN sedang tidak berada di area pembuangan sampah. Informasi perusakan baru diterima mahasiswa setelah mendapat laporan dari warga sekitar.

Kekecewaan tim KKN kian memuncak setelah rekaman aksi pembongkaran diunggah pelaku ke jejaring sosial Facebook pada Kamis (13/8/2026). Tindakan memamerkan aksi perusakan tersebut sangat melukai rasa kemanusiaan mahasiswa pengabdi.

"Yang membuat kami makin kecewa, oknum tersebut bahkan sengaja merekam aksi pengrusakan itu dan mengunggah videonya ke Facebook. Tentu ada rasa sedih dan kecewa melihat hasil kerja keras pengabdian kami diperlakukan seperti itu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ungkapnya.

Insiden ini berakar dari polemik kepemilikan dan klaim izin pemanfaatan area tanah di pinggir sungai Desa Mekartanjung, Kecamatan Curug Kembar, Kabupaten Sukabumi. Sorotan publik yang meluas diharapkan dapat mendorong penyelesaian sengketa secara adil dan transparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Festival Balon Bondowoso 2026 Kehilangan Ciri Khas, Banyak Atribut MBG Hingga Kopdes

Viral Festival Balon Bondowoso 2026 Kehilangan Ciri Khas, Banyak Atribut MBG Hingga Kopdes

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Masa Lalu Arya Wedakarna di Dunia Hiburan, Senator yang Dituding Intimidasi Wanita Lombok

Masa Lalu Arya Wedakarna di Dunia Hiburan, Senator yang Dituding Intimidasi Wanita Lombok

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus

Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×