Minta Impor Disetop, Petani Kedelai Sumbang Dana untuk Kampanye Sandiaga

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 25 Desember 2018 | 04:05 WIB
Minta Impor Disetop, Petani Kedelai Sumbang Dana untuk Kampanye Sandiaga
Sandiaga memeluk seorang petani di Kediri, Jawa Timur, Kamis (20/12/2018) [ Foto: Tim Dokumentasi Sandiaga Uno]

Suara.com - Petani kedelai di Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah memberikan sumbangan dana untuk kampanye Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno. Sumbangan dari urunan anggota sebesar Rp 4,5 juta itu diserahkan perwakilan petani bernama Aan kepada Sandiaga di Coffe Galang, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kilometer 15, Makasar, Sulawesi Selatan, Senin (24/12/2018).

Uang sumbangan Rp 4,5 juta yang diberikan ke Sandiaga pecahan Rp 50 ribu. Laki-laki bertunuh besar tersebut lebih dulu mengejar Cawapres nomor urut 02 usai menjadi pembicara bersama milenial.

"Gunakan sumbangan kami secara maksimal pak. Kami petani kedelai meminta stop impor hasil pertanian pak," kata Aan seperti dilansir dari Antara.

Sandiaga Uno menerima uang sumbangan tersebut dan akan digunakan untuk keperluan kampanye. Mantan Wagub Jakarta ini kemudian berkomitmen akan menghentikan impor hasil pertanian jika menang Pemilu 2019.

"Terima kasih Pak. Kami sudah bertekad akan menghentikan impor hasil pertanian apalagi jika petani sedang panen. Kami juga akan menggenjot produksi dalam negeri hingga tercipta swasembada pangan," kata Sandiaga.

Dana sumbangan dari petan kedelai, kata Sandiaga, akan segera dilaporkan ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Sumbangan Pak Aan ini akan kami laporkan ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) agar masuk sumbangan yang kami laporkan tanggal 27 tiap bulannya,' jelas Sandiaga.

Dihadapan para milenial di Makassar, Sandiaga mengatakan bahwa kaum milenial harus jeli dalam mencari peluang menciptakan pekerjaan, mulai dari bisnis kuliner hingga berbagai peluang bisnis lainnya yang dapat memberikan keuntungan.

"Milenial itu harus menciptakan lapangan kerja, jangan mencari kerja. Indonesia akan mendapatkan keuntungan demografi di 2020. Jika deregulasi ekonomi masih berbasis impor dan tidak membatasinya dengan menggenjot produksi nasional, kita akan jadi penonton bukan pemain," terang Sandi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Ajak Masyarakat Bantu Tangani Korban Tsunami Selat Sunda

Sandiaga Ajak Masyarakat Bantu Tangani Korban Tsunami Selat Sunda

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 16:58 WIB

Siasat Prabowo - Sandiaga Kalahkan Jokowi - Maruf di Gorontalo

Siasat Prabowo - Sandiaga Kalahkan Jokowi - Maruf di Gorontalo

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 06:05 WIB

Heboh Warga Protes Pencopotan Spanduk Prabowo, Ini Kata Walikota Semarang

Heboh Warga Protes Pencopotan Spanduk Prabowo, Ini Kata Walikota Semarang

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 09:06 WIB

Bertemu Prabowo, SBY Kritik Pers Hanya Sajikan Sensasional Selama Pilpres

Bertemu Prabowo, SBY Kritik Pers Hanya Sajikan Sensasional Selama Pilpres

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 22:54 WIB

Calon Wagub DKI Tak Dikenal, PKS Minta Gerindra Bantu Perkenalkan ke DPRD

Calon Wagub DKI Tak Dikenal, PKS Minta Gerindra Bantu Perkenalkan ke DPRD

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 22:41 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×