Fakta di Balik Beredarnya Foto Jidat Ulama Banten Bertulis 'Kafir'

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 28 Desember 2018 | 07:41 WIB
Fakta di Balik Beredarnya Foto Jidat Ulama Banten Bertulis 'Kafir'
Penampakan foto meme ulama Abuya Ahmad Muhtadi yang dilabeli tulisan kafir. (Bantenhits.com)

Suara.com - Sebagian wilayah pesisir Banten baru saja dilanda bencana tsunami. Kali ini, warga di daerah barat Pulau Jawa itu dihebohkan dengan beredarnya foto ulama Banten yang juga Syuriah Nahdlatul Ulama, Abuya Dimyati Muhtadi direkayasa dan dilabeli tulisan 'kafir' dengan huruf Arab pada bagian dahi.

Foto tersebut beredar luas di media sosial setelah sejumlah usai sejumlah wilayah Banten dilanda gelombang tsunami. Akibatnya, sejumlah warga khususnya Banten pun heboh, tak sedikit yang resah.

Ketua Peguron Pencak Silat Terumbu Banten Yadi Sufiyadi mengatakan, Abuya Ahmad Muhtadi bin Dimyathi Al-Bantani adalah ulama kharismatik dan mufti Syafi’iyyah nasionalis dari Banten.

Ulama NU Pendiri Pondok Pesantren

Abuya Muhtadi adalah putra dari Abuya Muhammad Dimyathi al-Bantani, pendiri Pondok Pesantren Roudotul ‘Ulum Cidahu, Pandeglang.

"Kejadian seperti ini adalah tindakan yang tidak berakhlak,” ujarnya seperti dilansir laman Bantenhits, Kamis (27/12/2018).

Ia menilai, meme yang dibuat oleh penguna medsos tersebut sudah sangat keterlaluan, dan melebihi batas norma sosial. Pihaknya mendorong kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

"Makanya kami menyatakan sikap dan mengecam orang yang telah mencela seorang ulama besar di Banten. Oleh karenannya, kami meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas permasalah ini," tegasnya.

Yadi pun berencana melaporkan pelecehan terhadap ulama besar Banten itu ke polisi.

"Karena Indonesia adalah negera hukum, makannya kita biarkan hukum yang berbicara," ujarnya lagi.

Tokoh NU di Banten, Martin Sarkowi juga mengecam tindakan yang dilakukan oleh sesorang yang telah melecehkan Abuya Muhtadi sebagai ulama besar di Banten.

"Kami sebagai santri sangat terpukul dan prihatin atas pelecehan terhadap ulama Banten ini. Makanya kami siap mendukung peguron pencak silat Banten untuk melaporkan kepada Polda Banten, agar bisa memberikan efek jera. Sehingga tidak ada lagi yang berani menghina ulama Banten," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nelayan Korban Tsunami: Kami Tak Minta Banyak, Cuma Ingin Perahu

Nelayan Korban Tsunami: Kami Tak Minta Banyak, Cuma Ingin Perahu

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 07:09 WIB

Ucie Sucita Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

Ucie Sucita Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

Entertainment | Jum'at, 28 Desember 2018 | 06:10 WIB

Bupati Serang Bantah RSDP Pungli Korban Tsunami Selat Sunda

Bupati Serang Bantah RSDP Pungli Korban Tsunami Selat Sunda

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 01:05 WIB

Trauma dan Cemas Tsunami Susulan, Ratusan Warga Bertahan di Kebuh Cengkeh

Trauma dan Cemas Tsunami Susulan, Ratusan Warga Bertahan di Kebuh Cengkeh

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 03:10 WIB

Sempat Dikabarkan Meninggal, Begini Cerita Sri Hartini Selamat dari Tsunami

Sempat Dikabarkan Meninggal, Begini Cerita Sri Hartini Selamat dari Tsunami

Sport | Kamis, 27 Desember 2018 | 21:20 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB