Tak Lagi Bergemuruh, Gunung Anak Krakatau Masih Aktif

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 05 Januari 2019 | 07:16 WIB
Tak Lagi Bergemuruh, Gunung Anak Krakatau Masih Aktif
Erupsi Gunung Anak Krakatau terlihat dari KRI Torani 860 saat berlayar di Selat Sunda, Lampung, Selasa (1/1/2019).[ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, masih terus aktif meletus (erupsi), sehingga semua harus menjauh pada radius sekitar 5 km dari kawahnya.

"Masyarakat tak perlu resah namun tetap waspada," kata Andi Suardi, Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (4/1) petang.

Andi Suardi menyatakan, kendati masih terus aktif mengeluarkan letusan beserta material di dalamnya, dalam beberapa waktu terakhir hingga Jumat sore tidak terdengar lagi suara dentuman atau gemuruh dari GAK, seperti terjadi sebelumnya.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat tak perlu resah dan tidak terpancing informasi yang tidak jelas, termasuk melalui media sosial.

Dia menyarankan, bila memerlukan informasi terkait GAK, dia mempersilakan untuk menghubungi pihaknya atau bisa menanyakannya ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Sampai Jumat sore ini aktivitas Gunung Anak Krakatau masih tetap aktif, namun tidak terdengar lagi suara dentuman keras," katanya lagi.

Dia membenarkan peralatan pantau aktivitas GAK itu yang berada di gunung api di dalam laut ini masih mengalami kerusakan dan menunggu perbaikan, sembari memastikan petugas dapat mendarat di lokasi gunung ini.

"Bagaimana kami ke sana, sementara kami mengimbau masyarakat menjauhi pada radius 5 km dari kawahnya," kata dia pula.

Diharapkan kerusakan peralatan itu segera diperbaiki sambil menunggu petugas bisa mendarat di lokasi gunung itu. Namun pengamatan aktivitasnya masih dapat dilakukan dari pos pantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Carita (Banten).

Dilansir dari Antara, aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dilaporkan berupa prakiraan ketinggian asap akibat erupsi, tanda-tanda fisik ketika awan panas meluncur ke lautan, arah angin yang mempengaruhi arah abu vulkanik, kepekatan asap karena erupsi, dan kondisi cuaca saat pengamatan berlangsung.

Catatan itu kemudian dikirimkan ke Pos Pengamatan di Pasauran, Carita (Banten) setiap enam jam dalam satu hari. Catatan yang dikirim dari pos pengamatan di Lampung merupakan data pelengkap dari data yang direkam di Pos Carita. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BMKG terkait informasi adanya retakan di lereng GAK itu.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menginformasikan telah terjadi letusan (erupsi) Gunung Anak Krakatau, di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada Kamis (3/1), pukul 21.02 WIB.

Namun, dalam letusan itu, tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sekitar 4 menit 52 detik. Teramati lontaran material pijar tinggi 400 meter dari kawah.

PVMBG menegaskan saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunung Anak Krakatau Terus Semburkan Lava Pijar

Gunung Anak Krakatau Terus Semburkan Lava Pijar

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:53 WIB

Ada Retakan Gunung Anak Krakatau, Camat dan Lurah Diminta Siapkan Kentongan

Ada Retakan Gunung Anak Krakatau, Camat dan Lurah Diminta Siapkan Kentongan

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:50 WIB

BMKG Pasang Alat Sensor Dekat Gunung Anak Krakatau

BMKG Pasang Alat Sensor Dekat Gunung Anak Krakatau

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 08:01 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB