Deretan Cek Fakta Klaim Jokowi dan Prabowo Sepanjang Debat Capres Pertama

Bangun Santoso

Jum'at, 18 Januari 2019 | 08:38 WIB
Deretan Cek Fakta Klaim Jokowi dan Prabowo Sepanjang Debat Capres Pertama
[Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]

Suara.com - Debat capres sesi pertama baru saja digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019) malam. Pada debat pertama itu membahas masalah, penegakkan hukum, HAM dan terorisme.

Sepanjang sesi debat berlangsung, dua kubu baik pasangan Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saling lempar pertanyaan maupun pernyataan.

Tim Suara.com mencoba merangkum sejumlah pernyataan dari kedua pasangan calon di debat capres itu melalui CEK FAKTA. Karena beberapa pernyataan perlu dicek kebenarannya. Pernyataan apa saja, simak rangkumannya.

1. Jokowi Kutip ICW Bilang Caleg Eks Koruptor Banyak di Gerindra

Jokowi mengklaim Partai Gerindra yang diketuai rivalnya—Capres Prabowo Subianto—paling banyak mengajukan calon legislator pada Pemilu 2019 dari kalangan mantan narapidana koruptor.

Saat mengajukan klaimnya dalam debat Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Kamis (17/1) malam, Jokowi menyebut mempunyai data dari Indonesia Corruption Watch atau ICW.

Faktanya:

Data ICW yang diperbarui tanggal 10 Januari 2019, menyebutkan terdapat 40 caleg eks napi koruptor yang tersebar di tingkat nasional (DPR RI), provinsi, sampai kabupaten/kota.

Dalam data yang dirilis ICW tersebut, Partai Gerindra bukan yang paling banyak menyetor eks koruptor menjadi caleg.

baca juga

Partai Gerindra berada di posisi kedua bersama Partai Hanura, setelah Partai Golkar. Gerindra dan Hanura sama-sama memunyai 6 caleg eks koruptor. Sementara Partai Golkar terdapat 8 caleg eks koruptor.

Namun, berdasarkan daftar caleg tetap KPU yang dipublikasikan September 2018, Partai Gerindra memunyai caleg eks koruptor paling banyak, yakni 6 orang.

Data KPU tersebut merujuk pada gugatan sejumlah napi koruptor yang menjadi bacaleg diloloskan Bawaslu. Belakangan, Mahkamah Agung juga membatalkan PKPU 20/2018 yang melarang eks napi koruptor menjadi caleg, karena dianggap bertentangan dengan UU Pemilu.

Akhirnya, KPU meloloskan seluruh caleg eks napi koruptor. Menurut data KPU, total ada 38 caleg eks koruptor. Jumlah tersebut terdiri dari 12 caleg DPRD Provinsi dan 26 caleg DPRD kabupaten/kota.

Kesimpulan:

Partai Gerindra bukan yang paling banyak memunyai caleg dari kalangan eks napi koruptor bila merujuk data ICW. Namun, berdasarkan data resmi KPU, maka Jokowi benar bahwa Partai Gerindra terbanyak memunyai caleg dari kalangan eks napi koruptor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Analisa Gestur di Debat Capres: Dari Joget, Pijat Hingga Gulung Lengan

Analisa Gestur di Debat Capres: Dari Joget, Pijat Hingga Gulung Lengan

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 07:52 WIB

Menilik Bahasa Tubuh Jokowi dan Prabowo dalam Debat Capres Pertama

Menilik Bahasa Tubuh Jokowi dan Prabowo dalam Debat Capres Pertama

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 07:23 WIB

OSO Puji Ma'ruf Amin Mampu Tahan Diri Saat Debat Capres

OSO Puji Ma'ruf Amin Mampu Tahan Diri Saat Debat Capres

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 06:46 WIB

Amien Rais Usai Debat Capres : Prabowo Tampilkan Sosok Negarawan

Amien Rais Usai Debat Capres : Prabowo Tampilkan Sosok Negarawan

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 06:14 WIB

Prabowo Dinilai Plinplan dalam Isu Korupsi, BPN: Dia Bicara Prioritas

Prabowo Dinilai Plinplan dalam Isu Korupsi, BPN: Dia Bicara Prioritas

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 06:12 WIB

Terkini

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 08:07 WIB

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:02 WIB

×