Dukung Razia Skala Besar Buku Komunis, Menhan: Kami Enggak Suka Pemberontak

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 24 Januari 2019 | 15:00 WIB
Dukung Razia Skala Besar Buku Komunis, Menhan: Kami Enggak Suka Pemberontak
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku mendukung usulan yang disampaikan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo agar pemerintah rutin menggelar razia secara besar-besaran terhadap keberadaan buku yang mengandung ajaran komunisme dan ideologi terlarang lainnya. Terkait hal itu, Ryamizard menganggap usulan Prasetyo itu sangat berlebihan. Sebab, mengaku tidak lagi ada gelegat munculnya ideologi marxis tersebut di Indonesia.

"Enggak usah (ada paham) komunis lagi. Kalau mereka enggak tidak berbuat apa-apa enggak masalah. Ini rapat sana, rapat sini. Bukan kita enggak tahu rapat apa. Itu mau apa? Biasa saja lah," ujar Ryamizard usai menemui Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Alasan Ryamizard usulan dari Jaksa Agung untuk memberangus buku beridelogi kiri itu karena dianggap sangat berbahaya. "Iya lah (bahaya)," tegasnya.

Dia pun melarang agar masyarakat membaca buku-buku yang mengandung ajaran komunis tersebut lantaran dianggap bisa mengajarkan seseorang untuk memberontak. Sebab, Ryamizard mengaku tidak suka dengan adanya pemberontakan yang pernah dilakukan Partai Komunis Indonesia dahulu kala.

"Saya sudah sampaikan kemarin, tidak usah suka komunis. Komunis di Rusia, China, teman semua kok, enggak ada masalah. Yang kami enggak suka itu yang berontak. Kita tidak tiga kali lho, tahun 1926, 1948, 1965," ucap dia.

Lebih lanjut, Ryamizard mengaku telah mereduksi terkait adanya gerakan PKI yang hendak kembali muncul di tanah air. Dia berharap, tidak ada lagi masyarakat yang terpaparan ajaran yang dibawa Karl Marx tersebut.
"Ini masalah dendam, dendam itu. Ini kita kecilkan lagi, kalau gede susah lagi. Belum lagi paham radikal. sama itu. saya ngerti, bahaya negara ini," sambungnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengusulkan untuk melakukan razia buku yang mengandung ajaran komunisme dan ideologi terlarang lainnya secara besar-besaran. Usulan tersebut berkaitan setelah disitanya beberapa buku di sejumlah tempat.

"Saya usulkan kalau mungkin ya lakukan razia besar besaran saja," kat Prasetyo saat di Gedung DPR, Jakarta Selatan, Rabu (23/1/2019)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhan Tegaskan Abu Bakar Ba'asyir Tak Bisa Bebas Begitu Saja

Menhan Tegaskan Abu Bakar Ba'asyir Tak Bisa Bebas Begitu Saja

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 16:31 WIB

Ryamizard Cek Pejabat Kemenhan yang Belum Setor LHKPN ke KPK

Ryamizard Cek Pejabat Kemenhan yang Belum Setor LHKPN ke KPK

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 19:02 WIB

Kubu Tommy Soeharto Tuding Jaksa Agung Tak Baca Berkas Perkara

Kubu Tommy Soeharto Tuding Jaksa Agung Tak Baca Berkas Perkara

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 17:37 WIB

Wakapolri Ditunjuk Jadi CdM Indonesia, Menpora Beberkan Alasannya

Wakapolri Ditunjuk Jadi CdM Indonesia, Menpora Beberkan Alasannya

News | Selasa, 19 Desember 2017 | 18:18 WIB

Catatan Buat Jaksa Agung yang Didesak Mundur

Catatan Buat Jaksa Agung yang Didesak Mundur

News | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 14:06 WIB

Terkini

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:14 WIB

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:01 WIB

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

News | Minggu, 08 November 2026 | 08:59 WIB

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:50 WIB

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 08:48 WIB

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 08:29 WIB

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:23 WIB

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:53 WIB

×