Buku SD Masukan NU sebagai Organisasi Radikal, Mendikbud Janji Perbaiki

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 05 Februari 2019 | 20:56 WIB
Buku SD Masukan NU sebagai Organisasi Radikal, Mendikbud Janji Perbaiki
Halaman 45 dari buku panduan sekolah anak kelas V SD (Foto: Istimewa)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi angkat bicara terkait beredarnya buku panduan belajar untuk Sekolah Dasar kelas V yang menuliskan Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi radikal.

Terkait mencuatnya hal itu, Muhajir mengaku sudah memerintahkan anak buahnya untuk memperbaiki isi dari buku SD tersebut

"Akan segera diperbaiki, Saya sudah minta Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan, untuk berkonsultasi dengan pihak-pihak yang berkeberatan bagaimana baiknya," ujar Muhajir saat dihubungi TIMES Indonesia--jaringan Suara.com, Selasa (5/2/2019).

Muhajir menjelaskan, buku yang beredar tersebut sudah digunakan sejak tahun 2014 dan sudah dua kali mengalami revisi.

"Memang banyak yang menanyakan itu melalui WA, dan buku itu sudah mengalami revisi. Yang terakhir saya yang menandatangani tetapi hanya menambah muatan materi informatika," kata dia.

Sebelumnya beredar foto yang menampilkan sebuah buku panduan belajar SD yang menuliskan NU sebagai organisasi radikal. Penulisan itu berada di halaman ke-45 dalam buku tersebut. Buku yang diterbitkan Kemendibud Tahun 2017 lalu memasukan nama NU sebagai organisasi radikal seperti PKI.

Sumber: Timeindonesia.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buku Panduan Belajar SD Ini Sebut NU Berpaham Radikal

Buku Panduan Belajar SD Ini Sebut NU Berpaham Radikal

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 20:15 WIB

Gerakan NU 1 Abad Tangkal Ancaman Gerakan Radikalisme

Gerakan NU 1 Abad Tangkal Ancaman Gerakan Radikalisme

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 12:58 WIB

Siang Ini Jokowi Hadiri Harlah Nahdlatul Ulama di JCC

Siang Ini Jokowi Hadiri Harlah Nahdlatul Ulama di JCC

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 11:44 WIB

Haedar: Pernyataan Said Aqil Siradj Jangan Jadi Polemik di Tahun Politik

Haedar: Pernyataan Said Aqil Siradj Jangan Jadi Polemik di Tahun Politik

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 15:53 WIB

Ditunggu 1.000 Jemaah NU, Ma'ruf Amin Batal ke Sukabumi

Ditunggu 1.000 Jemaah NU, Ma'ruf Amin Batal ke Sukabumi

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

×