Kawanan Geng Motor Pelaku Perampokan Brutal di Jakarta Ternyata Masih ABG

Bangun Santoso

Kamis, 14 Februari 2019 | 08:52 WIB
Kawanan Geng Motor Pelaku Perampokan Brutal di Jakarta Ternyata Masih ABG
Ilustrasi anggota geng motor ditangkap polisi. [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus 14 anggota geng motor brutal yang diduga terlibat dalam aksi perampasan sepeda motor dan menewaskan korbannya.

"Ironisnya, enam dari 14 tersangka adalah anak di bawah umur dan masih ada tiga tersangka yang masih dalam pengejaran," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu, saat gelar perkara di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (13/2/2019).

Ia menjelaskan, penangkapan terhadap para tersangka berawal dari adanya kasus pencurian disertai kekerasan (curas) yang menyebabkan korbannya tewas. Petugas yang menerima laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi korban para tersangka akhirnya berhasil diidentifikasi dan langsung ditangkap, Kata Edy seperti dilansir Antara.

Dari hasil pemeriksaan, sebelum melakukan aksi brutalnya tersebut para tersangka diketahui terlibat aksi tawuran dengan kelompok lainnya di depan salah satu hotel yang berada di Penjaringan, Jakarta Utara.

"Awalnya jumlah mereka lebih banyak lagi. Tapi setelah tawuran itu sebagian membubarkan diri dan hanya menyisakan rombongan para tersangka ini, ujar dia.

Usai tawuran, para tersangka kemudian mengendarai beberapa sepeda motor dan saling berboncengan menuju ke arah Pesing dengan melintasi Jl. Pangeran Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Saat itu mereka disalip rombongan korban yang mengendarai lima motor dan berjumlah 11 orang.

"Saat itulah para tersangka ini mengejar, menghadang dan memepet korban. Korban yang saat itu dibonceng dengan posisi paling belakang langsung ditendang hingga terjatuh dari sepeda motor, ungkapnya.

baca juga

Karena posisi terkepung, korban dan temannya berusaha melarikan diri. Keduanya lari dengan arah yang berbeda. Saat itu korban dikejar oleh seorang pelaku yang masih buron, yang turun dari sepeda motor, mengejar dan membacoknya hingga terkapar tak berdaya.

"Setelah itu salah satu tersangka langsung mengambil sepeda motor korban, lalu kabur bersama-sama meninggalkan korban, katanya.

Menurut Edy, korban dan teman-temannya bukan anggota geng motor. Mereka hanya sedang berkumpul setelah membeli makan di Ketan Susu Kemayoran.

Kemudian korban dan teman-temannya hendak pulang ke kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Namun, saat di perjalanan bertemu dengan rombongan para tersangka hingga langsung diserang.

"Korban sempat ditolong dengan dibawa ke RSUD Cengkareng. Tapi karena luka serius yang dideritanya korban akhirnya meninggal dunia, ujarnya.

Edy juga menambahkan, rombongan para tersangka terdiri dari delapan geng motor yang berbeda dan untuk menjadi geng motor harus berani menunjukkan jati dirinya sehingga mereka harus berani dan menunjukkan aksi kejahatan.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat itu mengatakan bahwa geng motor tersebut memang sering berkumpul bersama, biasanya mereka berkumpul saat malam di hari libur.

Tempat berkumpul mereka berlokasi di kawasan Basmol, Kembangan, Jakarta Barat. Tak hanya itu, saat melakukan aksi kekerasan salah satu dari kelompok tersebut juga ada yang merekam dan menyiarkan langsung melalui Instagram.

"Sebelum melakukan aksinya itu, para tersangka ini juga mengkonsumsi miras, obat-obat terlarang, dan narkoba. Itu sudah dites urine. Alasannya mengkonsumsi itu adalah biar timbul rasa keberanian, tuturnya.

Akibat ulahnya tersebut, para tersangka akan dijerat Pasal 356 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dan Pasal 170 ayat 2 ke 3 tentang pengeroyokan bersama-sama hingga menyebabkan korban meninggal dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara.

Sementara itu, Kanitkrimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP Rulian Syauri menerangkan, para tersangka diringkus di beberapa lokasi yang berbeda, antara lain di kawasan Green Garden, Kembangan, dan Pesing. Dari penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sajam.

"Petugas juga berhasil menemukan sepeda motor milik korban. Dan itu disimpan seorang tersangka di rumahnya kawasan Kembangan, Jakarta Barat, pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sehari Jelang Valentine, Bagaimana Penjualan Bunga di Pasar Rawa Belong?

Sehari Jelang Valentine, Bagaimana Penjualan Bunga di Pasar Rawa Belong?

Bisnis | Rabu, 13 Februari 2019 | 09:40 WIB

Panggung Pernikahan Roboh ke Kali, Ini Penjelasan Polisi

Panggung Pernikahan Roboh ke Kali, Ini Penjelasan Polisi

News | Senin, 11 Februari 2019 | 19:58 WIB

Tenda Pelaminan di Jakbar Roboh, Pengantin dan Tamu Tercebur Kali

Tenda Pelaminan di Jakbar Roboh, Pengantin dan Tamu Tercebur Kali

News | Senin, 11 Februari 2019 | 19:24 WIB

Tak Punya SIM dan Bawa Sajam, Kawanan Geng Motor Tanah Abang Diciduk Polisi

Tak Punya SIM dan Bawa Sajam, Kawanan Geng Motor Tanah Abang Diciduk Polisi

News | Senin, 11 Februari 2019 | 12:05 WIB

Pemuda 23 Tahun Tewas Dibacok Gerombolan Begal di Tanjung Duren

Pemuda 23 Tahun Tewas Dibacok Gerombolan Begal di Tanjung Duren

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 06:02 WIB

Terkini

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:27 WIB

Jalur Sepeda di Jakarta Tetap Dipertahankan, Dishub DKI Bakal Evaluasi Sejumlah Ruas

Jalur Sepeda di Jakarta Tetap Dipertahankan, Dishub DKI Bakal Evaluasi Sejumlah Ruas

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:27 WIB

Kipas Angin Gantung yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Beserta Harganya

Kipas Angin Gantung yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Beserta Harganya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:25 WIB

Weton Ketemu 31 Artinya Apa dalam Perjodohan? Ini Maknanya

Weton Ketemu 31 Artinya Apa dalam Perjodohan? Ini Maknanya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:25 WIB

Spontan Tapi Tak Bermutu, Sentilan Pedas Ryaas Rasyid untuk Pidato Prabowo

Spontan Tapi Tak Bermutu, Sentilan Pedas Ryaas Rasyid untuk Pidato Prabowo

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:23 WIB

Puncak HUT Ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Upacara Dialihkan ke Cilangkap

Puncak HUT Ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Upacara Dialihkan ke Cilangkap

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:20 WIB

Paradoks Prestasi Akademik: Ketika Nilai Bagus Justru Jadi Bahan Ejekan

Paradoks Prestasi Akademik: Ketika Nilai Bagus Justru Jadi Bahan Ejekan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:20 WIB

Mitos atau Fakta: Mencabut Colokan Listrik Kulkas dan TV Bisa Hemat Tagihan Bulanan?

Mitos atau Fakta: Mencabut Colokan Listrik Kulkas dan TV Bisa Hemat Tagihan Bulanan?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:18 WIB

Menkeu Suahasil Merapat ke Istana, Sinyal Pematangan Rencana Sekolah dan Kuliah Negeri Gratis?

Menkeu Suahasil Merapat ke Istana, Sinyal Pematangan Rencana Sekolah dan Kuliah Negeri Gratis?

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

×