Demi Gaya Hidup, Mahasiswi Malang Curi Duit Ratusan Juta Milik Ponpes

Bangun Santoso

Kamis, 21 Februari 2019 | 10:42 WIB
Demi Gaya Hidup, Mahasiswi Malang Curi Duit Ratusan Juta Milik Ponpes
Mahasiswi di Malang mencuri duit ratusan juta milik pondok pesantren. (Beritajatim.com)

Suara.com - Bernafsu demi memenuhi gaya hidup dan menyandang berbagai merek mahal, hal ini memicu seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Malang, Jawa Timur nekat mencari uang dari cara tak halal. Mahasiswi berhijab itu nekat mencuri uang milik Ponpes Al Ishlahiyah, Singosari.

Usai tertangkap aparat kepolisian Polres Malang, pelaku atas nama Siska Zumrotul Fauziah (22), warga Desa Selogabus, Kabupaten Tuban, kini harus mempertanggungjawabkan kelakuannya menyandang status tersangka dan ditahan.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, berupa sisa uang tunai sebesar Rp 146 juta rupiah, ponsel, tas, masker, sandal, sepatu, motor dan kartu ATM.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono, selama dipersembunyiannya, tersangka merasa takut usai rekaman kamera pengawas pondok pesantren telah mengidentifikasi dirinya hingga ramai di media sosial. Iapun sempat mengirimkan kembali uang curiannya, dan membuang sebagian barang bukti.

“Tersangka mengaku kebingungan dan takut, usai aksinya menjadi viral dipemberitaan media. Pelakupun sempat membuang barang-barang tersebut di sungai saat kabur di tempat persembunyiaanya di daerah Tuban,” ungkap Supriyono seperti dilansir dari Beritajatim.com, Kamis (21/2/2019).

Dari hasil penyelidikan, ternyata tersangka bukan kali ini saja berurusan dengan polisi.

“Tersangka sebelumnya sempat berurusan dengan polisi, karena mencuri laptop di kawasan Sukun, Kota Malang,” imbuhnya.

Sebelumnya, aksi mahasiswi mencuri di Ponpes Al Ishlahiyah, Kecamatan Singosari sempat terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat seorang perempuan berhijab dengan membawa tas ransel mengendap-endap masuk di salah satu ruangan Ponpes. Sebelum masuk, perempuan itu sempat mengawasi kondisi sekitar.

baca juga

Uang yang hilang menurut Gus Sani selaku cucu pendiri Ponpes Al Ishlahiyah Singosari, sebesar Rp 135 juta. Uang tersebut, biasa digunakan pihak pondok untuk operasional sehari-hari.

Aksi pencurian itu kemudian dilaporkan ke polisi pada tanggal 13 Februari 2019 lalu. Hingga kemudian polisi berhasil menangkap pelaku pada Senin (18/2/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB: Gempa 5,9 SR di Pesisir Selatan Jatim Tak Timbulkan Kerusakan

BNPB: Gempa 5,9 SR di Pesisir Selatan Jatim Tak Timbulkan Kerusakan

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 10:34 WIB

Kelezatan Puthu Lanang Malang, Ada Sejak 1935

Kelezatan Puthu Lanang Malang, Ada Sejak 1935

Lifestyle | Jum'at, 15 Februari 2019 | 17:00 WIB

Diah 12 Tahun Jadi Budak di Yordania, Mandi Cuma Boleh Sekali Sebulan

Diah 12 Tahun Jadi Budak di Yordania, Mandi Cuma Boleh Sekali Sebulan

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:21 WIB

Modal Buka Warkop, Komplotan Pemuda Kumpulkan Hasil Curian di Kontrakan

Modal Buka Warkop, Komplotan Pemuda Kumpulkan Hasil Curian di Kontrakan

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 11:19 WIB

Guru Olahraga Diduga Cabuli Puluhan Siswa SD

Guru Olahraga Diduga Cabuli Puluhan Siswa SD

News | Senin, 11 Februari 2019 | 15:57 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×