Tinjau Lokasi Pengungsi Gempa Palu, Fadli Zon: Kondisinya Memprihatinkan

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 26 Februari 2019 | 15:47 WIB
Tinjau Lokasi Pengungsi Gempa Palu, Fadli Zon: Kondisinya Memprihatinkan
Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam diskusi bertajuk 'Jelang Pilpres, Jokowi Blunder dan Panik?'. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melakukan peninjauan langsung ke lokasi gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah. Fadli menyebut penanganan pemerintah masih berjalan lambat.

Melalui akun Twitter miliknya @fadlizon, Fadli membagikan beberapa foto dokumentasi penanganan bencana di Petobo dan Balaroa. Hingga kini masih ada warga yang mengungsi di tenda darurat lantaran menunggu hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh pemerintah rampung dikerjakan.

"Masih ada masyarakat yang tinggal di tenda-tenda darurat. Hal ini karena pembangunan huntara yang ditargetkan, belum tuntas dikerjakan. Padahal target seharusnya selesai pada 28 Desember 2018," kata Fadli dalam cuitanya di Twitter seperti dikutip Suara.com, Selasa (26/2/2019).

Fadli menjelaskan dari total 1.200 unit huntara yang akan dibangun, baru sekitar 400 unit saja yang sudah rampung. Itupun belum bisa digunakan seluruhnya, hanya sebagian saja yang sudah bisa ditempati oleh warga pengungsi.

Cuitan Fadli Zon soal kondisi pengungsian korban gempa dan tsunami di Palu (Twitter)
Cuitan Fadli Zon soal kondisi pengungsian korban gempa dan tsunami di Palu (Twitter)

Tak hanya itu, sebagian belum teraliri listrik sehingga menyulitkan aktivitas warga. Akses untuk mendapatkan air bersih juga masih kesulitan, kondisi penyediaan air bersih masih jauh dari layak.

"Kondisi ini sangat memprihatinkan. Selama ini kita dengar pemerintah pusat telah bergerak cepat. Tapi faktanya belum demikian. Penanganan bagi para korban bencana, jelas tak bisa dilepaskan sepenuhnya kepada Pemerintah provinsi,” ungkap Fadli.

Dana stimulan untuk para korban gempa dan tsunami di Palu juga belum jelas. Seharusnya bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat mendapatkan Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta. Namun hingga kini belum pasti kapan akan dicairkan.

“Kepastian dana ini perlu diperjelas oleh pemerintah pusat. Sebab yang memiliki kewenangan untuk mencairkannya adalah pemerintah pusat,” pungkas Fadli.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Dilaporkan 11 Eks Kombatan GAM, Fadli Zon: Semua karena Politik

Sandiaga Dilaporkan 11 Eks Kombatan GAM, Fadli Zon: Semua karena Politik

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 14:11 WIB

Jokowi Janjikan Lagi 3 Kartu Sakti, Fadli Zon: Itu Jurus Mabuk

Jokowi Janjikan Lagi 3 Kartu Sakti, Fadli Zon: Itu Jurus Mabuk

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:50 WIB

Jokowi: Kebijakan Pemanfaatan Tanah di Lahan Hutan Sangat Penting

Jokowi: Kebijakan Pemanfaatan Tanah di Lahan Hutan Sangat Penting

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:07 WIB

Terkini

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

News | Senin, 02 November 2026 | 18:49 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

×