Istri Teroris Sibolga Tak Mau Menyerah, Polisi Siapkan Ambulans

Reza Gunadha

Selasa, 12 Maret 2019 | 22:12 WIB
Istri Teroris Sibolga Tak Mau Menyerah, Polisi Siapkan Ambulans
Suasana di lokasi kejadian yang sudah disterilkan. Tampak Ambulance disiagakan dan pasukan Brimob disiagakan malam ini sekitar pukul 21.42.00WIB. [Antara Sumut/Jason]

Suara.com - Umu Abu, istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah, belum mau menyerah meski telah dikepung oleh aparat kepolisian serta Tim Densus 88 selama 7 jam, di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019).

Ia tetap bertahan bersama seorang anaknya, sejak dikepung pada Selasa sore pukul 14.30 WIB sampai jam 22.00 WIB.

Aparat kepolisian tetap mengatur strategi. Warga yang dekat rumah terduga dikosongkan.

“Kami mohon semua masyarakat menjauh jangan ada yang mendekat,” perintah Kapolres Sibolga Ajun Komisaris Besar Edwin Hariandja bersama dengan anggotanya, seperti diberitakan Antara.

Tidak berselang lama, tim Brimob lengkap dengan senjata laras panjang langsung masuk ke lokasi.

Sementara mobil ambulans sudah disiagakan dengan posisi pintu terbuka. Wargapun dipaksa mundur dan menjauh dari lokasi.

“Uma Abu, kami mohon, segeralah menyerahkan diri. Dan kami pastikan tidak akan terjadi apa-apa. Jangan korbankan anakmu,” Kata Humas Polres Kota Sibolga R Sormin melalui pelantang suara.

Sebelumnya, Abu Hamzah, sang suami, lebih dulu ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di kawasan Sibolga, Sumatera Utara sekitar pukul 14.23 WIB.

Tak lama berselang, terdengar suara ledakan bom pada pukul 14.50 WIB, bersamaan saat polisi hendak menggeledah rumah terduga teroris.

baca juga

"Diduga istri dan anak pelaku masih berada di dalam rumah. Saat ini tim Densus 88 Antiteror sedang berupaya membujuk agar mereka mau ke luar rumah," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal kepada wartawan di Jakarta.

Iqbal mengatakan, ledakan yang terjadi di Kota Sibolga bersamaan waktunya saat tim Densus 88 Antiteror akan menangkap terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di kediamannya.

Dalam penggerebekan tersebut, Iqbal mengatakan seorang polisi menjadi korban akibat bom yang meledak.

"Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi bom meledak yang melukai petugas," ucap Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Jam Dikepung, Uma Abu Istri Terduga Teroris Sibolga Belum Mau Menyerah

6 Jam Dikepung, Uma Abu Istri Terduga Teroris Sibolga Belum Mau Menyerah

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 21:18 WIB

Ustaz ke Teroris Sibolga yang Dikepung: Menyerahlah, Jangan Korbankan Anak

Ustaz ke Teroris Sibolga yang Dikepung: Menyerahlah, Jangan Korbankan Anak

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 19:03 WIB

Di Sibolga, Bom Meledak di Kediaman Terduga Teroris Lukai Petugas

Di Sibolga, Bom Meledak di Kediaman Terduga Teroris Lukai Petugas

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 18:50 WIB

Ledakan Diduga Bom Gegerkan Sibolga, Jokowi Hendak Datang Akhir Pekan Ini

Ledakan Diduga Bom Gegerkan Sibolga, Jokowi Hendak Datang Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 17:49 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×