Array

Kisah Teror Pemilu, Komisioner Bawaslu RI: Mobil Saya Dilempar Batu Besar

Rabu, 13 Maret 2019 | 12:56 WIB
Kisah Teror Pemilu, Komisioner Bawaslu RI: Mobil Saya Dilempar Batu Besar
Komisioner Bawaslu RI Mochammad Afifuddin saat menceritakan teror pemilu. (Suara.com/Novian A)

Suara.com - Komisioner Bawaslu RI Mochammad Afifuddin menceritakan pengalamannya saat mendapatkan ancaman berupa pelemparan batu yang dilakukan pelaku misterius. Peristiwa teror itu terjadi saat Afifuddin bertolak ke Garut, Jawa Barat, beberapa pekan lalu.

Meski demikian, hingga kini Afifuddin tidak mau menyimpulkan kejadian pelemparan batu yang dialaminya itu apakah berkaitan dengan jabatannya di Bawaslu RI atau tidak.

"Kami tidak mau mendramatisir suasananya apakah ada hubungannya dengan pekerjaan atau tidak. Saya dalam perjalanan saya ke Garut mobil saya dilempar batu besar. Cuma saya enggak tahu motivasinya itu murni kejahatan atau ada motivasi lain," ujar Afifuddin, Rabu (13/3/2019).

Mujurnya, lemparan batu tak sampai membuatnya mengalami luka-luka lantaran hanya mengenai bagian badan mobil. Sebab, saat kejadian, Afifuddin sedang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.

"Kalau seandainya kena kaca pasti pecah. Tapi situasi waktu itu karena mobil jalan kencang yang penyok itu pintu sebelah kiri," tutur Afifuddin.

Ia berujar tidak mau mengkaitkan sejumlah peristiwa ancaman dan teror baik yang dialami olehnya maupun anggota Bawaslu lain. Namun ia juga mengingatkan kepada jajarannya agar selalu waspada.

"Tapi kami senantiasa juga menyampaikan pada teman-teman jangan juga kita terlalu mendramatisir tapi begitu kasusnya dilaporkan ke polisi jadinya ter-blow up," ucap Afifuddin.

Sebelumnya, tercatat sebanyak 66 Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di berbagai daerah mengalami ancaman hingga kekerasan fisik. Satu di antaranya seorang Panwaslu wanita yang berada di Maluku.

Bawaslu RI mengungkapkan, Panwaslu wanita tersebut mengalami kekerasan fisik dan pukulan saat bertugas. Bawaslu pun menyayangkan kejadian tersebut terjadi di tengah seruan pelaksanaan pemilu yang damai.

Baca Juga: 527 Rumah Hancur di Sapu Angin, Kota Kupang Darurat Bencana

"Hampir di semua provinsi, ada 66 orang Panwaslu alami kekerasan, dipukul, diancam, diintimidasi dan kemudian diancam untuk rumahnya di bakar ada di Papua Barat. Di Maluku, pengawas pemilu wanita dipukul dan sudah dilapor ke Polda, yang lain sudah dilaporkan juga," tutur Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja di Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019).

"Ada juga yang laki-laki tapi yang kita sayangkan terjadi juga pada perempuan. Perempuan kok dipukul-pukul," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI