Rekening Diblokir, Lucas Akan Tuntut KPK Ganti Rugi

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat
Rekening Diblokir, Lucas Akan Tuntut KPK Ganti Rugi
Lucas, terdakwa kasus perintangan penyidikan divonis 7 tahun penjara. (Suara.com/Welly)

Setelah rekening bank pribadinya diblokir KPK, Lucas mengatakan berdampak pada kehidupan keluarganya.

Suara.com - Terdakwa Lucas akan menuntut ganti rugi kepada KPK karena rekening pribadinya hingga kini masih diblokir. Lucas menuturkan, pada persidangan minggu lalu majelis hakim telah meminta Jaksa Penuntut Umum dari KPK untuk membuka rekening tersebut karena tidak terkait dengan perkara kasus perintangan penyidikan Eddy Sindoro.

"Majelis kan ngomong enggak ada hubungannya sama sekali rekening itu, jadi selama ini rekening saya diblokir enam bulan gimana. Saya akan tuntut ganti rugi yang luar biasa nanti," kata Lucas usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2019) malam.

Pria yang berprofesi sebagai advokat itu menuturkan, setelah rekening bank pribadinya diblokir KPK, berdampak pada kehidupan keluarganya.

"Berdampak kehidupan saya dan keluarga, dengan orang-orang yang ikut dengan saya, kewajiban saya. Semua jadi rusak gara-gara ini," ucap Lucas

Lebih jauh Lucas mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya hukum, disamping perkara hukum yang kini tengah dijalaninya.

"Saya ‎akan lakukan upaya hukum yang terbaik," ucap Lucas

Dalam kasus ini, Lucas divonis bersalah dengan hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan penjara.

Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa KPK 12 tahun kurungan penjara.

Lucas divonis bersalah melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS