JK Lupa Buy Back Indosat, BPN: Jokowi Asal Jawab, yang Penting Rakyat Happy

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 27 Maret 2019 | 14:56 WIB
JK Lupa Buy Back Indosat, BPN: Jokowi Asal Jawab, yang Penting Rakyat Happy
Juru Bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean memaklumi jika Wakil Presiden Jusuf Kalla lupa kalau Presiden Joko Widodo atau Jokowi pernah berjanji akan buy back Indosat pada Pilpres 2014 silam. Ferdinand malah mengira kalau JK tidak tahu karena Jokowi yang asal jeplak menyampaikan janji.

Ferdinand mengungkapkan kalau masyarakat tidak akan pernah melupakan janji yang sempat disampaikan Jokowo saat menjalani debat capres - cawapres melawan capres Prabowo Subianto. Saat itu Jokowi dimintai tanggapannya soal penjualan saham Indosat yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

"Tidak masalah Pak JK lupa tetapi publik tidak lupa Jokowi menjanjikan buy back Indosat tetapi tidak terlihat langkahnya sama sekali," kata Ferdinand kepada Suara.com, Rabu (27/3/2019).

Di sisi lain Ferdinand juga mengira kalau JK bahkan tidak mengetahui sama sekali kalau Jokowi pernah memiliki janji kampanye semacam itu. Menurutnya JK tidak mengetahui hal itu karena Jokowi yang asal mengeluarkan janji demi merebut hati dari para pemilih.

"Juga mungkin belum disepakati berdua dulu tetapi pintar-pintarnya mau-maunya Jokowi karena Jokowi kan dulu sering asal menjawab yang penting rakyat happy," pungkasnya.

Untuk diketahui, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji akan menunaikan janji Presiden Joko Widodo atau Jokowi yakni buy back saham Indosat saat Pilpres 2014 silam. Menanggapi hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) malah tidak ingat kalau Jokowi pernah menjanjikan hal tersebut.

Hal itu disampaikan JK saat merespon soal wacana Sandiaga apabila terpilih di Pemilihan Presiden 2019. Sandiaga mengaku siap mewujudkan janji Jokowi yang belum pernah terlaksana.

"Saya tidak ingat itu," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Beralih dari situ, JK berpendapat bahwa membeli kembali saham Indosat sama sekali tidak menyumbang keuntungan yang besar. Pasalnya, meskipun investasi dilakukan secara terus menerus di dalam dunia bisnis telekomunikasi, namun hasil yang didapatkannya tidak terlalu besar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sibuk Kampanye, Wiranto: Masih Bisa Memberikan Perintah ke Menteri

Jokowi Sibuk Kampanye, Wiranto: Masih Bisa Memberikan Perintah ke Menteri

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 14:19 WIB

TKD Polisikan Penyebar Isu Larangan Azan Jika Jokowi - Maruf Amin Menang

TKD Polisikan Penyebar Isu Larangan Azan Jika Jokowi - Maruf Amin Menang

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 14:18 WIB

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Salah Sedekap saat Salat?

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Salah Sedekap saat Salat?

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 14:11 WIB

Belum Kampanye di Banjarmasin, Jokowi Diserang Hoaks

Belum Kampanye di Banjarmasin, Jokowi Diserang Hoaks

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:53 WIB

Bandingkan Kemeja Putih dengan Jas Prabowo, BPN: Jokowi Jangan Bikin Malu!

Bandingkan Kemeja Putih dengan Jas Prabowo, BPN: Jokowi Jangan Bikin Malu!

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:48 WIB

Terkini

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

×