TKN Tuding Anggota HTI Berlindung di Balik Prabowo Agar Bisa Eksis

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Sabtu, 30 Maret 2019 | 13:20 WIB
TKN Tuding Anggota HTI Berlindung di Balik Prabowo Agar Bisa Eksis
Anggota Influencer TKN, Roosdinal Salim di acara diskusi. (Suara.com/Welly H)

Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) 01, Joko Widodi - Maruf Amin sepakat dengan ucapan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono yang menyebut kontestasi politik di Pilpres 2019 adalah pertarungan antara Pancasila dengan khilafah.

"Ini sepakat, karena khilafah, anggaplah kita ngomong ormas HTI (Hitzbut Tahrir Indonesia) sudah dibubarkan tetapi masih tetap ada dan dibicarakan," kata anggta tim influencer TKN, Roosdinal Salim dalam diskusi Isu Khilafah, Pancasila hingga Proxy War, di kawasan Kebon Siri, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019).

Politikus Golkar tersebut, mengakui bahwa ucapan Hendropriyono cukup relevan di masa sekarang, lantaran Khilafah seperti masih diberikan tempat dalam Pemilu 2019, meski organisasi HTI sudah dibubarkan pemerintah.

"Jadi untuk omongan Pak Hendro ini betul tepat mengingatkan kita bahwa ini (khilafah) ada yang menggoreng. Ini masih ada lho yang membicarakan bahkan masih ada yang percaya," ucap Roosdinal.

Menurutnya, meski organisasinya sudah dibubarkan, namun anggota HTI masih terus eksis di Indonesia. Bahkan, dia menyebut para ulama pendukung khilafah itu berada di sekeliling pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Roosdinal menduga  anggota HTI sengaja mendukung Prabowo agar bisa tetap menjalankan ideologi khilafah.

"Kan ulama yang tanda kutip berpikiran keras (HTI) ada di Pak Prabowo. Maka ulama yang keras itu kalau dalam tanda kutip tidak melanggar hukum, ya tidak masalah," tandasnya.

Sebelumnya, Hendropriyono menyampaikan bahwa Pemilu 2019 adalah pertarungan antara ideologi Pancasila dengan khilafah. Hendro pun meminta masyarakat harus mulai menentukan pilihan dan memahami calon pemimpin yang akan dipilih pada pesta demokrasi tahun ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Din Syamsuddin: Jangan Pertentangkan Pancasila dengan Khilafah

Din Syamsuddin: Jangan Pertentangkan Pancasila dengan Khilafah

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 06:15 WIB

Gaet Wishnutama, TKN: Kami Tak Punya Nama Ratna dan Amien Rais

Gaet Wishnutama, TKN: Kami Tak Punya Nama Ratna dan Amien Rais

News | Senin, 25 Maret 2019 | 13:35 WIB

Hoaks Relawan Jokowi Korupsi Uang Transport, TKN Ancam Laporkan Warganet

Hoaks Relawan Jokowi Korupsi Uang Transport, TKN Ancam Laporkan Warganet

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 14:30 WIB

Ketum PPP: HTI Tak Peduli dengan Keislaman Prabowo

Ketum PPP: HTI Tak Peduli dengan Keislaman Prabowo

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 10:47 WIB

Sandiaga Ditolak Ponpes Buntet, TKN: Yang Menabur Angin akan Menuai Badai

Sandiaga Ditolak Ponpes Buntet, TKN: Yang Menabur Angin akan Menuai Badai

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 06:53 WIB

Terkini

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

×