Sandiaga Ditolak Ponpes Buntet, TKN: Yang Menabur Angin akan Menuai Badai

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Minggu, 03 Maret 2019 | 06:53 WIB
Sandiaga Ditolak Ponpes Buntet, TKN: Yang Menabur Angin akan Menuai Badai
Sekretaris TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menilai, penolakan kunjungan Cawapres Sandiaga Uno di Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat lantaran kubu paslon 02 kerap menebar kabar bohong atau hoaks.

Menurut dia, hoaks yang disebarkan paslon 02 itu menyebut Jokowi - Ma'ruf Amin tidak islami. Hasto mengatakan penolakan tersebut sebagai buah hasil dari perbuatan yang dilakukan kubunya.

Ia menuturkan pada dasarnya tradisi yang ada di tengah masyarakat Indonesia ialah selalu menginginkan hidup rukun. Namun ketika mereka khususnya santri melihat seorang ulama yakni Ma'ruf Amin yang berpasangan dengan Jokowi disebut tidak islami, maka penolakan tersebut pun dinilainya manusiawi.

"Tapi ketika mereka melihat, ya Kiai Ma'ruf saja, sosok ulama dikenakan isu-isu seperti itu, seolah-olah kurang islami dibandingkan pak Prabowo, ya ada respon manusiawi seperti itu. Maka seseorang, siapa yang menabur angin akan menuai badai," ujar Hasto di Lampung, Sabtu (2/3/2019).

Ia meminta dalam kontestasi Pilpres janganlah menggunakan isu-isu yang menghasut, fitnah dan hoaks. Sebab, saat ini rakyat sudah cerdas dan memiliki nurani ketika melihat pemimpinnya dilecehkan dengan isu-isu yang tidak benar.

"Jadi mari kita saling menghormati. Itu jadi pelajaran bagi semua pihak untuk mengedepankan etika, untuk tidak perlu berkampanye dengan fitnah, tidak perlu berkampanye dengan menebar isu-isu bohong," kata dia.

Sebelumnya, sepucuk surat penolakan kunjungan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren Cirebon beredar di media sosial. Penolakan tersebut bahkan sudah sampai ke telinga Sandiaga.

Surat itu dibuat pada tanggal 28 Februari 2019 dengan ditandatangani pimpinan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Cirebon, KH Adib Rofiuddin. Berikut empat poin penolakan warga terhadap rencana Sandiaga berkunjung ke Pondok Pesantren Buntet.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Lawan Satu saat Debat, Ma'ruf Amin Minta Sandiaga Uno Tak Sungkan

Satu Lawan Satu saat Debat, Ma'ruf Amin Minta Sandiaga Uno Tak Sungkan

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 04:10 WIB

Sandiaga Uno Ternyata Pernah Kena PHK dan Jadi Pengangguran

Sandiaga Uno Ternyata Pernah Kena PHK dan Jadi Pengangguran

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 23:07 WIB

Baliho Jokowi - Ma'ruf Amin Dirusak dan Ditulisi PKI

Baliho Jokowi - Ma'ruf Amin Dirusak dan Ditulisi PKI

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 21:12 WIB

Tangannya Luka Tercakar saat Salami Warga, Jokowi: Sakit Tapi Enak

Tangannya Luka Tercakar saat Salami Warga, Jokowi: Sakit Tapi Enak

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 18:15 WIB

Tanpa Jokowi, Opening Piala Presiden 2019 Tetap Meriah dengan Aksi Bobotoh

Tanpa Jokowi, Opening Piala Presiden 2019 Tetap Meriah dengan Aksi Bobotoh

Bola | Sabtu, 02 Maret 2019 | 17:45 WIB

Terkini

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×