Kakek Tewas Misterius di Rumah Petak, Badannya Bengkok Tak Bisa Diluruskan

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 30 Maret 2019 | 16:41 WIB
Kakek Tewas Misterius di Rumah Petak, Badannya Bengkok Tak Bisa Diluruskan
Kakek tewas dengan badan kaku. (SuaraIndonesia)

Suara.com - Seorang kakek tewas misterius di dalam kamarnya di Gang Murung, Jalan Yos Sudarso II Sangatta Utara. Si kakek tewas dengan badan bengkok dan tak bisa diluruskan.

Mayatnya kaku saat ditemukan di rumah petaknya. Saat ditemukan mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan tak bernyawa dalam posisi miring di atas tempat tidurnya, Jumat (29/3/2019).

Setelah menerima laporan dari warga, pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yang berjarak sekira 400 meter dari jalan raya untuk mengevakuasi jenazah kakek itu.

“Saya ditelepon oleh warga, kalau ada mayat ditemukan, saya langsung ke sini,” kata Ludiansyah ketua RT 13 Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara pada media ini saat melakukan evakuasi.

Berdasarkan pantauan media ini, saat jenazah Kakek dipindahkan ke kantong mayat warna kuning, tubuhnya dalam keadaan kaku. Saat petugas hendak membaringkan tubuhnya tetap tidak bisa lurus.

Pasalnya, kakek yang berusia sekitar 70 tahun itu meninggal dalam keadaan miring dan badan sedikit berbengkok. Canning (55), warga yang pertama kali menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Sebelum Kakek itu ditemukan tewas, ia sempat mendatangi korban dengan membawakan air panas.

“Sekira pukul 07.00 WITA saya ke sini bawakan air panas. Saya biasa mengantarkan air panas atau makanan karena saya tahu dia (kakek) seorang diri,” jelasnya.

Sementara itu, Sakka yang merupakan tetangga kamar di rumah sewaan itu mengaku bahwa korban sering mengeluh sakit.

“Keluhannya itu sering sakit dadanya, dulu ia juga sempat bercerita katanya mengidap penyakit gula,” kata Sakka.

baca juga

Dia menuturkan, bahwa Kakek yang selama ini tidak ditahu namanya itu awalnya tinggal dengan istri dan anaknya. Namun sudah dua hari istri dan anaknya berada di Bengalon.

“Dia punya anak dan istri tapi sudah dua hari di tinggal sendiri. Kabarnya dia (istri dan anaknya) ada di Bengalon,” paparnya.

Kasat Reskrim Polres Kutim Yuliansyah membenarkan bahwa ada penemuan sosok mayat. Namun, pihaknya memastikan bahwa korban murni meninggal dunia, tanpa ada unsur kekerasan.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi, tidak ada tanda-tana kekerasan,” terangnya.

Yuliansyah menyatakan, keterangan medis sangat diperlukan untuk menepis dugaan lain.

“Korban tetap ke rumah sakit untuk divisum. Setelah itu baru kita serahkan ke pihak keluarga. Sejauh ini juga keluarga korban tidak ada yang keberatan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewas Kondisi Bugil, Biarawati Melinda Diduga Diperkosa Lalu Dibunuh

Tewas Kondisi Bugil, Biarawati Melinda Diduga Diperkosa Lalu Dibunuh

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 15:20 WIB

Terungkap, Ini Penyebab Mayat Pendaki Gunung Everest Mulai Bermunculan

Terungkap, Ini Penyebab Mayat Pendaki Gunung Everest Mulai Bermunculan

Lifestyle | Senin, 25 Maret 2019 | 07:30 WIB

Tak Pulang Seminggu, Sariyun Ditemukan Meninggal di Sawah

Tak Pulang Seminggu, Sariyun Ditemukan Meninggal di Sawah

Jatim | Senin, 18 Maret 2019 | 16:09 WIB

Geger Mayat Janin Manusia Ditemukan di Musala Stasiun

Geger Mayat Janin Manusia Ditemukan di Musala Stasiun

News | Senin, 11 Maret 2019 | 13:07 WIB

Dikira Boneka, Warga Biarkan Mayat Membusuk di Sungai

Dikira Boneka, Warga Biarkan Mayat Membusuk di Sungai

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 06:30 WIB

Terkini

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×