Dukung dan Hadiri Kampanye Jokowi di Palembang, Caleg Gerindra Dipecat

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 03 April 2019 | 11:34 WIB
Dukung dan Hadiri Kampanye Jokowi di Palembang, Caleg Gerindra Dipecat
Cik Naya menghadiri kampanye akbar Jokowi-Maaruf Amin di PSCC Palembang, Selasa (2/4). (Ampera.co/Istimewa)

Suara.com - Caleg Partai Gerindra Cik Naya dipecat dari partai yang diketuai Prabowo Subianto karena mendukung Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf di Pilpres 2019. Selain diberhentikan, Partai Gerindra juga langsung mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) dan dianggap sebagai penghianat.

Cik Naya merupakan Caleg Gerindra Dapil VI, meliputi Kecamatan Kertapati, Seberang Ulu (SU) 1 dan Jakabaring dengan Nomor urut 4. Cak Naya diketahui menghadiri kampanye Jokowi di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Selasa (2/4) siang.

Atas temuan tersebut Ketua DPC Gerindra Palembang bersama pengurus partai langsung melakukan rapat. Hasilnya semua pengurus sepakat memecat sekaligus mencabut KTA Parati Gerindra atas nama Cik Naya.

Ketua DPC Gerindra Palembang, Sri Wahyuni mengatakan, apa yang dilakukan Cik Naya sudah melenceng dari anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Gerindra yang sudah menyatakan dukungan pada Prabowo - Sandi dalam Pilpres 2019.

"Harusnya sebagai pengurus yang menduduki jabatan sebagai wakil sekretaris di DPC Gerindra Palembang, taat pada aturan partai, yang jelas-jelas mengusung Prabowo - Sandi pada Pilpres 2019, atas penghianatan tersebut kami bersama pengurus partai memecat dan mencabut KTA Cik Naya," kata Sri seperti diberitakan ampera.co - jaringan Suara.com, Selasa (2/4/2019) malam.

Perempuan yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Palembang ini kemudian menginstruksikan kepada segenap pengurus dan kader agar tunduk dan patuh pada keputusan tersebut. Partai Gerindra kata dia, akan berjuang untuk memenangkan capres dan cawapres nomor urut 02 itu.

"Kami akan berjuang all out untuk memenangkan pemilu legislatif dan paslon Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Karena itu soliditas partai harus terjaga," kata dia.

Sekretaris DPC Gerindra Palembang H Nazili mengatakan, Partai Gerindra dengan tegas telah mencabut status keanggotaannya terhitung, 2 April 2019.

"Keputusan partai sudah keluar. Cik Naya diberhentikan dari partai Gerindra," pungkasnya.

baca juga

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye Maruf Amin Hari Ini, ke Sukabumi Rayakan Isra Mi'raj

Kampanye Maruf Amin Hari Ini, ke Sukabumi Rayakan Isra Mi'raj

News | Rabu, 03 April 2019 | 09:51 WIB

Ketika Fadli Zon Dicecar Karni Ilyas soal Serangan Fajar

Ketika Fadli Zon Dicecar Karni Ilyas soal Serangan Fajar

News | Rabu, 03 April 2019 | 09:42 WIB

Yuli Babak Belur Digebuki karena Pakai Baju Jokowi di Kampanye Prabowo

Yuli Babak Belur Digebuki karena Pakai Baju Jokowi di Kampanye Prabowo

News | Rabu, 03 April 2019 | 09:05 WIB

Pakai Kaos Jokowi, Pemuda di Purworejo Dikeroyok Usai Kampanye Prabowo

Pakai Kaos Jokowi, Pemuda di Purworejo Dikeroyok Usai Kampanye Prabowo

News | Rabu, 03 April 2019 | 07:36 WIB

Buntut Bagi-bagi Jatah Menteri Prabowo - Sandiaga, AHY Takut Rakyat Terluka

Buntut Bagi-bagi Jatah Menteri Prabowo - Sandiaga, AHY Takut Rakyat Terluka

News | Rabu, 03 April 2019 | 06:05 WIB

Terkini

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:05 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:04 WIB

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×