Ketika Fadli Zon Dicecar Karni Ilyas soal Serangan Fajar

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 03 April 2019 | 09:42 WIB
Ketika Fadli Zon Dicecar Karni Ilyas soal Serangan Fajar
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Fadli Zon, dicecar pertanyaan soal serangan fajar kubunya, yakni nomor urut 02.

Momen ini terjadi ketika Fadli Zon menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk 'Serangan Fajar' yang ditayangkan pada Selasa (2/4/2019).

Berawal ketika Wakil Ketua DPR itu memberikan komentar terkait 'serangan fajar' yang selalu dikaitkannya dengan kubu nomor urut 01, yakni pasangan calon presiden Joko Widodo dan Maruf Amin.

Namun, pernyataan tersebut ditanggapi oleh Karni Ilyas selaku pembawa acara ILC. Dia mengatakan bahwa serangan fajar sudah menjadi rahasia umum. Bukan keniscayaan terjadi pada kubu 02.

"Tapi ini sudah rahasia umum, artinya kalau tadi hanya menjuruskan kebetulan dari petahana yang diungkap KPK, tidak tertutup kemungkinan di kubu 02 juga ada rencana minimal untuk serangan fajar," ujar Karni Ilyas seperti dikutip SUARA.com dari acara ILC TV One.

Hal tersebut dijawab oleh Fadli Zon. Menurut Fadli Zon, tidak ada rencana bagi kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk menunaikan serangan fajar karena tidak memiliki uang.

"Boro-boro mau itu, minta spanduk saja dibuat dari karung goni, dari karung plastik yang sangat murah, itu dengan harga Rp 4.000, Rp 6.000, ada yang disablon dan sebagainya, jadi tidak ada (serangan fajar--RED)," ujar Fadli Zon.

Jawaban tersebut dicecar oleh Karni Ilyas. Dia menegaskan bahwa serangan fajar bukan terjadi di musim kampanye, melainkan ketika hendak hari pencoblosan.

"Ya serangan fajar kan memang bukan hari ini, tapi persis mau pencoblosan, bagaimana?" cecar Karni Ilyas.

Namun, Fadli Zon kembali mengelak dan menegaskan bahwa kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak pernah memiliki rencana untuk melakukan serangan fajar.

Menurut Fadli Zon, rencana serangan fajar tersebut adalah sebuah kekonyolan. Ditegaskan oleh Fadli Zon, serangan fajar itu pemborosan luar biasa, sedangkan pihaknya tidak memiliki duit sama sekali.

"Yang saya tahu kita tidak pernah mendengar rencana seperti itu. Karena rencana seperti itu rencana yang konyol sekali dan sudah ada Bawaslu sampai tingkat TPS, ini permborosan yang luar biasa dan uangnya juga tidak ada, ini menurut saya jelas ini jauh dari praktek demokrasi," kata Fadli Zon.

Mendengar jawaban Fadli Zon, Karni Ilyas kemudian memberikan harapan agar tak ada orang dari kubu 02 yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kemudian hari.

"Ya mudah-mudahan saja tidak ada yang dicokok KPK besok-besok," kata Karni Ilyas, mendoakan.

Pernyataan Karni Ilyas ini kemudian mengundang tawa dari para hadirin. Meski begitu, Fadli Zon tetap memberikan pernyataan pembelaan untuk kubunya.

"Saya kira Insya Allah tidak ada, apalagi sampai 400 ribu amplop," kata Fadli Zon.

Momen ini terdapat dalam video di bawah ini di menit 11.20:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Bagi-bagi Jatah Menteri Prabowo - Sandiaga, AHY Takut Rakyat Terluka

Buntut Bagi-bagi Jatah Menteri Prabowo - Sandiaga, AHY Takut Rakyat Terluka

News | Rabu, 03 April 2019 | 06:05 WIB

Sandiaga Bantah BPN Bagi-bagi Jatah Kursi Menteri Sebelum Menang

Sandiaga Bantah BPN Bagi-bagi Jatah Kursi Menteri Sebelum Menang

News | Selasa, 02 April 2019 | 18:58 WIB

Pengacara Ratna: Pertemuan Dengan Fadli Zon Tak Ada Hubungan Kasus Hoaks

Pengacara Ratna: Pertemuan Dengan Fadli Zon Tak Ada Hubungan Kasus Hoaks

News | Selasa, 02 April 2019 | 18:41 WIB

Sopir Ungkap Ratna Sarumpaet Menolak Jumpers Prabowo Sikapi Pemukulan

Sopir Ungkap Ratna Sarumpaet Menolak Jumpers Prabowo Sikapi Pemukulan

News | Selasa, 02 April 2019 | 12:20 WIB

Terkini

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan

Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:24 WIB

26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×