Pendapat Gus Nadir soal 'Saf Salat Campur' di Kampanye Prabowo - Sandi

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 08 April 2019 | 09:30 WIB
Pendapat Gus Nadir soal 'Saf Salat Campur' di Kampanye Prabowo - Sandi
Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir. [Facebook]

Suara.com - Saf alias deret salat campur antara laki-laki dan perempuan di kampanye akbar pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, menuai beragam reaksi.

Ketika itu umat muslim mengawali kampanye Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019), dengan salat subuh berjamaah.

Salah satu pendapat dilontarkan oleh Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Nahdlatul Ulama (NU) Australia - Selandia Baru, Nadirsyah Hosen atau yang karib disapa Gus Nadir.

Pendapat tersebut berawal dari kicauan Gus Nadir di jejaring sosial Twitter terkait surat Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, yang memprotes kampanye akbar Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di SUGBK

"Membaca surat @SBYudhoyono ini saya jadi paham kenapa Partai Demokrat setengah hati dukung 02. SBY inginkan konsep kampanye di GBK yg lebih inklusif, tidak menonjolkan agama, etnik & ideologi tertentu. Kita lihat tgl 13 April nanti saat 01 kampanye," cuit Gus Nadir.

Massa pendukung pasangan capres dan cawapres nomor 02 Prabowo-Sandiaga melaksanakan salat subuh berjamaah sebelum acara kampanye akbar di Stadion Utama Glora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Massa pendukung pasangan capres dan cawapres nomor 02 Prabowo-Sandiaga melaksanakan salat subuh berjamaah sebelum acara kampanye akbar di Stadion Utama Glora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Mengomentari kicauan Gus Nadir, ada warga Twitter dengan akun @Widayayiningsi1 yang bertanya salat dengan saf campur baur antara laki-laki dan perempuan.

"Trus salat campur baur gini gimana gus prof?" kicau akun @Widayayiningsi1 sambil mengunggah foto jemaah laki-laki dan perempuan dalam satu saf.

Pertanyaan itu dijawab Gus Nadir. Kata Gus Nadir, mazhab Imam Hanafi mengatakan saf laki-laki dan perempuan bercampur ini bisa membatalkan salat. Namun, jumhur ulama mengatakan tidak batal.

"Mazhab Hanafi mengatakan salat bercampur saf lelaki dan perempuan ini batal salatnya. Jumhur ulama mengatakan tidak batal. Jadi nggak usah kita persoalkan lah," kicau Gus Nadir.

baca juga

Di salah satu komentar, warga Twitter dengan akun @GilangRUP bertanya definisi jumhur ulama yang dilontarkan oleh Gus Nadir.

"Mas @GilangRUP jumhur ulama itu maksudnya mayoritas ulama," cuit Gus Nadir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bilang Ndasmu, Kubu Jokowi: Tak Pantas Disampaikan Capres

Prabowo Bilang Ndasmu, Kubu Jokowi: Tak Pantas Disampaikan Capres

News | Minggu, 07 April 2019 | 21:32 WIB

Tulis Surat dari Singapura, SBY: Kampanye Akbar Prabowo Tak Lazim

Tulis Surat dari Singapura, SBY: Kampanye Akbar Prabowo Tak Lazim

News | Minggu, 07 April 2019 | 20:49 WIB

Kampanye di GBK, Prabowo Singgung Ucapan Amien Rais Soal People Power

Kampanye di GBK, Prabowo Singgung Ucapan Amien Rais Soal People Power

News | Minggu, 07 April 2019 | 12:38 WIB

BPN Klaim Kampanye Akbar Prabowo - Sandiaga di GBK Akan Jadi Yang Terbesar

BPN Klaim Kampanye Akbar Prabowo - Sandiaga di GBK Akan Jadi Yang Terbesar

News | Minggu, 07 April 2019 | 05:05 WIB

Kampanye Prabowo di GBK Diawali Salat Subuh, BPN: Bagian Penting Perjuangan

Kampanye Prabowo di GBK Diawali Salat Subuh, BPN: Bagian Penting Perjuangan

News | Minggu, 07 April 2019 | 03:05 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB