Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan.
  • BPJS Kesehatan mengalami estimasi defisit dua triliun rupiah per bulan sepanjang tahun 2026 akibat lonjakan klaim.
  • Pemerintah pusat memastikan akan memberikan dukungan penuh untuk mengatasi defisit keuangan yang dialami BPJS Kesehatan.

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa pemerintah belum memiliki rencana untuk menaikkan harga iuran BPJS. Hal itu ditegaskannya pada konferensi pers  Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Nota Keuangan 2027. 

"Belum ada rencana untuk menaikkan tarif BPJS," kata Budi di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta pada (14/8/2026). 

Dia pun meminta masyarakat tak perlu khawatir meski terdapat informasi adanya defisit yang dialami BPJS. 

"Dan teman-teman enggak usah khawatir kalau BPJS-nya defisit,  pasti pemerintah pusat akan support," tegasnya. 

Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memaparkan kondisi finansial lembaga yang dipimpinnya saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada 9 Juli lalu. 

Defisit anggaran BPJS Kesehatan diperkirakan mencapai Rp2 triliun per bulan sepanjang 2026. Kondisi defisit yang berlarut-larut ini dipicu oleh ketidakseimbangan antara nilai klaim pelayanan kesehatan yang terus melonjak dan besaran iuran peserta yang tidak mengalami penyesuaian.

Lonjakan klaim medis terutama didorong oleh meningkatnya pemanfaatan layanan kesehatan untuk penyakit tidak menular (PTM) kronis serta tingginya biaya fasilitas kesehatan. 

Di sisi lain, jumlah kepesertaan aktif—terutama dari kelompok pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau peserta mandiri—belum optimal dalam menjaga kecukupan likuiditas kas jaminan sosial tersebut.

Situasi finansial tersebut memicu kekhawatiran publik terkait potensi risiko gagal bayar BPJS Kesehatan terhadap fasilitas kesehatan mitra, seperti rumah sakit dan klinik. Jika tidak ditangani, potensi kendala pembayaran klaim dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas serta keberlanjutan pelayanan medis bagi masyarakat luas.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS

Perkuat Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Soal Kasus Yurizal, Menkes Kabinet Bayangan: Itu Mencerminkan Bahwa Sistem Kesehatan Kita Amburadul

Soal Kasus Yurizal, Menkes Kabinet Bayangan: Itu Mencerminkan Bahwa Sistem Kesehatan Kita Amburadul

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:33 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Siapa Dokter Tamara Jasmine? Sosok yang Viral Usai Sindir Pasien BPJS Kesehatan

Siapa Dokter Tamara Jasmine? Sosok yang Viral Usai Sindir Pasien BPJS Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:18 WIB

×