Salib Penanda Makam Dibakar, Alissa Wahid: Ada Niat Pancing Keributan

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 08 April 2019 | 11:12 WIB
Salib Penanda Makam Dibakar, Alissa Wahid: Ada Niat Pancing Keributan
Alissa Wahid. [Suara.com/Somad]

Suara.com - Perusakan dan pembakaran nisan salib di kompleks Makam Bethesda Mrican, Jalan Gejayan, DI Yogyakarta, memantik komentar dari Alissa Wahid, putri Presiden ke-3 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Pendapat tersebut dilontarkan Alissa Wahid melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @AlissaWahid, mengomentari tautan artikel dari sebuah laman media massa daring, Sabtu (6/4/2019).

Menurut Alissa Wahid, ada pihak yang berniat memancing keributan menyusul adanya perusakan tersebut. Karena itu, cuit Alissa Wahid, negara harus merumuskan langkah untuk mengatasi problemnya.

"Kalau ini sih menurut saya sudah ada niatan memancing keributan. Berbeda dengan kasus Pleret Bantul kemarin yang murni tegangan antarwarga. Yang jelas, negara harus segera merumuskan langkah mengatasi akar problemnya: prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang dihajar eksklusifisme kelompok," kicau Alissa Wahid.

Kemudian, ada salah seorang warga Twitter yang menyarankan Alissa Wahid agar melaporkan peristiwa tersebut dan jangan memperkeruh suasana dengan opini pribadi.

"@AlissaWahid Sebaiknya dilaporkan aja,biar polisi yang usut, jangan memperkeruh suasana dengan opini pribadi," cuit warga Twitter dengan pemilik akun @hendradiba.

Nisan yang dicabut dari pusaranya di makam Betesda Mrican Jln.Gejayan, Sabtu (6/4/2019) sore. [Harian Jogja/Yogi Anugrah]
Nisan yang dicabut dari pusaranya di makam Betesda Mrican Jln.Gejayan, Sabtu (6/4/2019) sore. [Harian Jogja/Yogi Anugrah]

Saran tersebut dijawab oleh Alissa Wahid: "Terima kasih pengingatnya. Saya orang Yogyakarta, dan bekerja di isu intoleransi ini sudah lama. Insya Allah bukan sekadar beropini."

Ada pula seorang warga Twitter yang menyangkutkan peristiwa tersebut berkaitan dengan pemilihan presiden 2019. Dia meminta Alissa Wahid jangan reaktif.

"@AlissaWahid berkaitan dengan pilpres pasti mba. Sabar-sabarin aja. Jangan reaktif. Polisi tapi ya tetap usut. Habis pilpres, isu SARA lenyap kok. Mission failed," cuit akun @azril_me.

Namun, pernyataan tersebut dijawab oleh Alissa Wahid: "Tidak juga. Peningkatan kasus intoleransi di Yogyakarta sudah terjadi lebih dari 5 tahun terakhir kok."

Terjadi sejak 2017

Perusakan nisan di makam Bethesda Jalan Affandi, Gejayan, Sleman pada Sabtu (6/4/2019) bukan peristiwa pertama. Sebelumnya pada Rabu (3/4/2019) sejumlah nisan juga sudah dirusak pelaku misterius.

Asmono, salah seorang ahli waris yang nisannya dirusak menjelaskan sebelum perusakan pada Sabtu, nisam istrinya sudah dirusak. Tak hanya nisan istrinya ada nisan-nisan lainnya yang berada di kompleks itu yang dirusak.

Nisan-nisan itu dicabut dan diletakkan tak jauh dari makam.

“Pas Rabu itu nisan istri saya dicabut, tetapi kemudian saya pasang lagi,” kata Asmono kepada wartawan di Makam Bethesda, Minggu (7/4/2019).

Kedatangan Asmono, pada Minggu pagi itu untuk memastikan kondisi nisan istrinya setelah ada berita perusakan makam tersebar di media massa.

“Hari ini (kemarin) saya nengok ke sini bersama anak saya tetapi nisannya sudah enggak ada. Saya cari di gudang juga tidak ada. Kemungkinan termasuk yang dibakar,” katanya.

Salib nisan makam Albertus Slamet Sugiardi, warga Kelurahan Purbayan, Kotagede, Yogyakarta, terpaksa dipotong pada bagian atas sehingga menyerupai huruf T, sebagai syarat dimakamkan di kompleks TPU setempat. [Suara.com/Abdus Somad]
Salib nisan makam Albertus Slamet Sugiardi, warga Kelurahan Purbayan, Kotagede, Yogyakarta, terpaksa dipotong pada bagian atas sehingga menyerupai huruf T, sebagai syarat dimakamkan di kompleks TPU setempat. [Suara.com/Abdus Somad]

Berdasarkan informasi sumber Harian Jogja, perusakan nisan juga pernah terjadi pada 2017 silam. Namun saat itu yang dirusak bukan nisan yang terbuat dari kayu.

“Tetapi saat itu tidak dilaporkan ke polisi sehingga kabarnya tidak seperti saat ini,” kata sumber Harian Jogja--jaringan Suara.com.

Pada Minggu pagi hingga siang, sejumlah ahli waris yang nisannya dicabut mendatangi Makam RS Bethesda. Selain Asmono, ada juga Trianto yang datang bersama dengan keluarganya.

Dia mendapati nisan milik mertuanya juga rusak. Dia memilih untuk tidak terprovokasi dengan kejadian pencabutan dan perusakan nisan.

Perusakan nisan sebelumnya terjadi di sejumlah Tempat Permakaman Umum (TPU) Kota Magelang, Jawa Tengah, Januari lalu.

Sedikitnya 23 nisan di TPU Giriloyo, TPU Piringan, TPU Malangan, dan TPU Candi Nambangan Kota Magelang. Pelaku yang berinisial FK diringkus.

Dia diketahui pernah menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa dr. Soerojo Kota Magelang pada April 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nisan Salib di Pemakaman RS Bethesda, Yogyakarta Dicabut dan Dibakar

Nisan Salib di Pemakaman RS Bethesda, Yogyakarta Dicabut dan Dibakar

Jogja | Minggu, 07 April 2019 | 01:05 WIB

Salib Dipotong hingga Tolak Sedekah Laut, 4 Kasus Intoleransi di Yogyakarta

Salib Dipotong hingga Tolak Sedekah Laut, 4 Kasus Intoleransi di Yogyakarta

News | Rabu, 03 April 2019 | 16:33 WIB

Pemotongan Salib Makam Albertus Viral, Wali Kota Yogyakarta Salahkan Media

Pemotongan Salib Makam Albertus Viral, Wali Kota Yogyakarta Salahkan Media

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 13:28 WIB

Cerita Pastur yang Temui Maria Usai Insiden Pemotongan Salib Nisan Slamet

Cerita Pastur yang Temui Maria Usai Insiden Pemotongan Salib Nisan Slamet

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 21:33 WIB

Potong Salib di Kuburan Albertus Slamet Sampai ke Telinga Mendagri

Potong Salib di Kuburan Albertus Slamet Sampai ke Telinga Mendagri

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 15:55 WIB

Yang Aneh dalam Insiden Pemotongan Nisan Salib di Makam Slamet

Yang Aneh dalam Insiden Pemotongan Nisan Salib di Makam Slamet

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 20:07 WIB

Keluarga Tak Boleh Doa, Salib di Makam Slamet Juga Digergaji Warga

Keluarga Tak Boleh Doa, Salib di Makam Slamet Juga Digergaji Warga

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 17:30 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×