Cerita Warga Israel Tempuh Belasan Ribu Kilometer Demi Lengserkan Netanyahu

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 10 April 2019 | 12:40 WIB
Cerita Warga Israel Tempuh Belasan Ribu Kilometer Demi Lengserkan Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (C) melambai kepada para pendukung di markas Partai Likud di kota pantai Israel, Tel Aviv pada malam pemilihan awal 10 April 2019. (Jack GUEZ / AFP)

Suara.com - Seorang pengusaha Israel menempuh jarak 11.910 kilometer untuk bisa memberi suara dalam pemilihan umum Israel pada Selasa (9/4/2019).

Offir Gutelzon mengatakan, ia dan sedikitnya 100 lagi orang Israel di luar negeri terbang pulang dari San Francisco Bay Area di Amerika Serikat untuk memberi suara dalam persaingan ketat antara Partai Likud pimpinan Perdana Menteri konsevatif Benjamin Netanyahu dan sejumlah penantangnya dari sayap kiri-tengah.

Namun hasilnya campur-aduk buat Gutelzon CEO teknologi yang berusia 44 tahun dan tinggal di Silicon Valley itu.

Jajak pendapat di luar proses resmi memberi keunggulan buat pesaing utama Partai Likud, Partai Biru dan Putih pimpinan mantan Jenderal Benny Gantz. Namun Netanyahu tetap berada pada posisi yang lebih baik untuk membentuk pemerintah koalisi selanjutnya di Israel.

Dan perolehan Partai Buruh sayap-kiri, yang beroposisi dan didukung oleh Gutelson diperkirakan menyusut sebesa hampir dua-pertiga jadi tujuh anggota di Parlemen dengan 120 kursi, demikian jajak pendapat di luar pemungutan suara resmi.

"Saya bisa optimistis bahwa seluruh suara buat kubu sayap kiri-tengah tampaknya bagus. Ini sungguh menegangkan. Kami berusaha keras untuk membuat perubahan," kata Gutelzon, sebagaimana dikutip Reuters yang dilansir Antara Rabu (10/4/2019) siang. Ia berbicara di markas kampanye Partai Buruh di Tel Aviv.

Israel tak mengizinkan orang untuk golput, tapi setiap warga dapat memberi suara di dalam negeri, bahkan jika ia berada di rumah di tempat lain.

Gutelzon mengatakan, identitasnya sebagai orang Israel di luar negeri, dan ketidak-nyamanan dengan kebijakan Netanyahu, memotivasi ia untuk menempuh perjalanan jauh.

"Kami telah menyaksikan selama empat tahun terakhir ini sudut pandang yang kita eksrem datang dari sayap-kanan," kata Gutelzon.

Netanyahu telah membantah ia melakukan kesalahan dalam skandal korupsi dan mendapat angin di kancah internasional.

Gutelzon, yang menetap di luar negeri selama tiga pemilihan umum terdahulu, ikut mendirikan grup Facebook yang diberi nama "Orang Israel di Lembah Memberi Suara" untuk mempersatukan dia dengan yang lain di seluruh dunia. Kelompok tersebut memiliki beberapa ratus anggota.

Setiap keberhasilan yang mungkin diraih Gutelzon dalam menghimpun suara orang Israel di luar negeri juga mungkin dijelaskan oleh fakta bahwa pemilihan umum Israel dilakukan 10 hari sebelum festival Paskah Yahudi, saat banyak orang Israel pulang kampung.

"Kami datang untuk perayaan Paskah, dan sepanjang jalan, kami akan memberi suara," kata Roi Zaltzman, makelar barang tak bergerak yang tinggal di Denmark, setelah ia terbang ke Bandar Udara Ben Gurion di Tel Aviv.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikap Presiden Palestina Tanggapi Pemilu Israel

Sikap Presiden Palestina Tanggapi Pemilu Israel

News | Rabu, 10 April 2019 | 10:55 WIB

Pemilu Israel, Netanyahu - Gantz Saling Klaim Kemenangan

Pemilu Israel, Netanyahu - Gantz Saling Klaim Kemenangan

News | Rabu, 10 April 2019 | 08:59 WIB

Israel Gelar Pemilu Hari Ini, Netanyahu Hadapi Lawan Terkuat

Israel Gelar Pemilu Hari Ini, Netanyahu Hadapi Lawan Terkuat

News | Selasa, 09 April 2019 | 13:52 WIB

Ratusan Tahanan Palestina di Penjara Israel Umumkan Aksi Mogok Makan

Ratusan Tahanan Palestina di Penjara Israel Umumkan Aksi Mogok Makan

News | Selasa, 09 April 2019 | 12:39 WIB

Netanyahu Berjanji akan Caplok Daerah Tepi Barat Jika Menang Pemilu

Netanyahu Berjanji akan Caplok Daerah Tepi Barat Jika Menang Pemilu

News | Senin, 08 April 2019 | 10:07 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB