H-1 Pencoblosan, Selebaran Golput di Pemilu 2019 Beredar di Makassar

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 16 April 2019 | 16:24 WIB
H-1 Pencoblosan, Selebaran Golput di Pemilu 2019 Beredar di Makassar
Contoh selebaran ajakan tidak memilih di Tempat Pemungutan Suara, di Jalan Haji Kalla, Makassar, Selasa. (istimewa)

Suara.com - Selebaran berisi ajakan untuk tidak memilih alias golongan putih (golput) di Pemilu 2019 beredar luas di sejumlah pemukiman penduduk di Makassar, Sulawesi Selatan. Selembaran itu banyak ditemui warga menjelang pencoblosan yang akan berlangsung pada 17 April 2019 besok.

"Banyak selebaran ini berserakan di jalanan, ada juga di pasang di pagar dan dimasukkan di halaman rumah warga," ujar salah seorang warga Jalan Haji Kalla, Imran, di Makassar, Selasa (16/4/2019).

Imran memprediksi selebaran-selebaran ajakan golput itu disebar pada malam hari. Sebab tidak hanya ditemukan di Jalan Haji Kalla, tapi juga di jalan Kesadaran, Kecamatan Panakukang.

Dalam selebaran itu bertuliskan itu mengimbau warga tidak perlu menyalurkan hak pilih di TPS pada Rabu, 17 April 2019 dan lebih baik mencari nafkah berdagang atau melakukan aktivitas lain dan tidak perlu mencoblos ke TPS.

Dalam selebaran itu tertulis: 'bahwa calon legislatif meski terpilih sebagai wakil rakyat, tapi tidak dapat merubah hidup dan nasib warganya. Sebagian pekerja mungkin libur pun tetap mendapat gaji, tapi kita yang pedagang, buruh, supir? Apakah jika kita libur dan ke TPS kita bisa mendapat nafkah untuk anak istri kita? Lebih baik bekerja mencari nafkah daripada datang ke TPS untuk memilih. Inilah isi selebaran tersebut'.

Menurut Imran, masyarakat sudah sadar Pemilu. Meskipun selebaran itu beredar ia menilai tidak akan mempengaruhi warga untuk datang ke TPS untuk mencoblos.

"Biasa seperti ini, ada mungkin orang sebar tadi malam dan merasa tidak diperhatikan jadi menyebarmi kayak begini modelnya. Kita sudah sadar Pemilu sebab suara kita menentukan nasib bangsa," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat WNI Nyoblos di New York: Ada Bule Bandingkan Jokowi dan Trump

Curhat WNI Nyoblos di New York: Ada Bule Bandingkan Jokowi dan Trump

News | Selasa, 16 April 2019 | 15:39 WIB

Beda dengan Jokowi, Kaesang dan Gibran Bakal Nyoblos di TPS Manahan Solo

Beda dengan Jokowi, Kaesang dan Gibran Bakal Nyoblos di TPS Manahan Solo

News | Selasa, 16 April 2019 | 15:31 WIB

Jelang Pemilu, Kampung Akuarium Sering Didatangi Serangan Fajar

Jelang Pemilu, Kampung Akuarium Sering Didatangi Serangan Fajar

News | Selasa, 16 April 2019 | 15:22 WIB

Jelang Pemilu, Ketua DPR Ziarah ke Makam Ayahanda

Jelang Pemilu, Ketua DPR Ziarah ke Makam Ayahanda

DPR | Selasa, 16 April 2019 | 15:09 WIB

Kepergok Bagikan Amplop di Masa Tenang, Caleg PKS Dibekuk Pengawas TPS

Kepergok Bagikan Amplop di Masa Tenang, Caleg PKS Dibekuk Pengawas TPS

News | Selasa, 16 April 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×