Warga Sri Lanka Ramai-ramai Cari Korban Bom Gereja di Kamar Mayat

Bangun Santoso

Selasa, 23 April 2019 | 13:37 WIB
Warga Sri Lanka Ramai-ramai Cari Korban Bom Gereja di Kamar Mayat
Sejumlah warga dan pemimpin gereja di Sri Lanka melihat sejumlah korban dari aksi teror bom saat perayaan Paskah pada Minggu (21/4/2019). (AFP)

Suara.com - Warga Sri Lanka pada Senin (22/4/2019) memeriksa rumah sakit dan kamar mayat untuk mencari keluarga mereka, sehari setelah serangan bom bunuh diri di gereja yang menyelenggarakan misa Paskah dan hotel mewah.

Di luar rumah sakit nasional di Kolombo, seorang perempuan yang bernama Rameshwary mengatakan ia sedang mencari teman yang berusia 17 tahun dan menghadiri misa pagi di St. Anthony's Shrine, satu dari tiga Gereja Katolik yang menjadi sasaran serangan tersebut.

"Kami terus menelepon dia setelah kami mendengar mengenai peristiwa itu, tapi tak ada jawaban," kata wanita tersebut, yang memperlihatkan gambar di telepon genggamnya perempuan muda yang hilang itu.

Sri Lanka adalah negara yang kebanyakan rakyatnya adalah pemeluk Buddha tapi 22 juta warganya meliputi Kristen, Muslim dan Hindu.

Militer Sri Lanka selama beberapa dasawarsa terlibat perang melawan masyarakat minoritas separatis Tamil, kebanyakan dari mereka beragama Hindu. Tapi kerusuhan sudah berakhir sejak kemenangan pemerintah 10 tahun lalu.

Ibu Kota Sri Lanka, Kolombo, di pulau Samudra Hindia, gelisah pada Senin. Beredar desas-desus mengenai ledakan lain yang menghantui warga, saat polisi mencari pelaku serangan bom. Satu bom meledak saat satuan penjinak bom berusaha menjinakkannya.

Kebanyakan dari 290 orang yang tewas dan 500 orang yang cedera adalah warga negara Sri Lanka walaupun para pejabat pemerintah mengatakan 32 orang asing juga tewas. Banyak korban tewas belum diidentifikasi.

Pastur Katolik bergabung dengan keluarga dan teman yang berusaha memberi nama pada jenazah di kamar mayat.

Seorang lelaki mengatakan seorang temannya sedang mencari saudarinya, Kiruba --yang telah menghadiri misa Minggu. Mereka mencari perempuan itu di gereja yang dibom dan satu rumah sakit di dekatnya, tapi menemukan jejaknya.

baca juga

"Itu sebabnya mengapa saya datang ke sini," kata lelaki tersebut kepada Reuters Television yang dilansir Antara, Senin (22/4) malam.

Anggota keluarga salah seorang dari tiga polisi yang tewas mengatakan mereka menjadi khawatir ketika ia tidak menjawab teleponnya setelah serangan tersebut.

"Lalu kami menerima pesan polisi yang mengatakan ia telah meninggal," kata Ranjith Wijesinghe, seorang kerabat personel polisi itu.

Beberapa penyintas menggambarkan kekacauan di gereja tempat orang yang sedang mengikuti misa telah berkumpul. Banyak gambar memperlihatkan mayat di tanah dan patung serta bangku gereja yang diperciki darah.

M.M. Mohomed, seorang penjaga toko di Kolombo, sedang mencari seorang pekerja yang hilang di tengah bangku yang terbakar dan berantakan dan beton yang parah di St. Anthony's.

"Tak ada keterangan mengenai dia sejak ia meninggalkan toko," katanya. "Orang tuanya berada di instalasi gawat darurat untuk mencari wanita pegawai toko tersebut. Saya pergi ke kamar mayat polisi untuk melihat apakah ia ada di sana."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Anak Miliarder Denmark Jadi Korban Tewas Bom di Sri Lanka

3 Anak Miliarder Denmark Jadi Korban Tewas Bom di Sri Lanka

News | Selasa, 23 April 2019 | 05:43 WIB

Korban Tewas Serangan Bom Saat Paskah di Sri Lanka Bertambah Jadi 290 Orang

Korban Tewas Serangan Bom Saat Paskah di Sri Lanka Bertambah Jadi 290 Orang

News | Senin, 22 April 2019 | 13:57 WIB

Penyanyi Shanty Hampir Saja Jadi Korban Bom di Sri Lanka

Penyanyi Shanty Hampir Saja Jadi Korban Bom di Sri Lanka

Entertainment | Senin, 22 April 2019 | 13:39 WIB

Nyaris Jadi Korban Bom di Sri Lanka, Shanty : Tak Punya Hati

Nyaris Jadi Korban Bom di Sri Lanka, Shanty : Tak Punya Hati

Lifestyle | Senin, 22 April 2019 | 12:05 WIB

Pasca Serangan Bom, Sri Lanka Blokir Jejaring Media Sosial

Pasca Serangan Bom, Sri Lanka Blokir Jejaring Media Sosial

News | Senin, 22 April 2019 | 05:26 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×