Andi Arief Sebut Rommy Tidak Sakit, KPK Tunggu Informasi Resmi RS Polri

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Kamis, 25 April 2019 | 18:12 WIB
Andi Arief Sebut Rommy Tidak Sakit, KPK Tunggu Informasi Resmi RS Polri
Ketua Umum PPP Romahurmuziy saat di mobil tahanan usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pihak KPK menanggapi dengan santai cuitan politikus Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy tidak sakit. Dalam tulisan di akun Twitternya, @AndiArief__, Andi menyebut politikus yang akrab disapa Rommy itu sengaja mengulur waktu dan tengah mencari perlindungan sebelum kasusnya masuk ke persidangan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah hanya merespon terkait pembantaran tersangka Rommy yang memang masih dalam perawatan Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Febri pun memastikan bahwa Rommy berada di rumah sakit.

"Kami harus menunggu bagaimana informasi dari pihak rumah sakit. Ya, Jadi bagaimana informasi dari dokter atau kepala Rumah Sakit Polri itu jadi dasar bagi KPK untuk memutuskan apakah mencabut pembantaran atau massih pembantaran," kata Febri dikonfirmasi, Kamis (25/4/2019).

Febri mengatakan, hingga saat ini KPK belum mendapat informasi dari rumah sakit Polri, untuk Rommy dikembalikan ke rumah tahanan KPK.

"Kalau dokter misalnya masih mengatakan penyakit yang bersangkutan itu masih butuh rawat inap ya itu domain dari dokter yang tahu, tentu KPK akan masih membantarkan," ucap Febri.

Menurut Febri, penyidik KPK berpatokan kepada pihak rumah sakit, apakah Rommy sudah mulai bisa dibantarkan untuk kembali ke ruang tahanan.

"Karena pembantaran itu dilakukan atau tidak dari hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit. Untuk Dokter KPK dalam pengecekan Apakah perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit atau tidak, tapi rawat inap atau tidak, itu domainya di rumah sakit," tutup Febri.

Sebelumnya Kepala RS Polri Brigjen Musyafak mengatakan Rommy mengalami sakit pada saluran pencernaan. Karena itulah, Rommy diharuskan mendapat perawatan inap. Rommy dirawat dirumah sakit sejak 2 April 2019.

Dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI, Rommy telah ditetapkan sebagai tersangka. Kasus jual beli jabatan itu terungkap setelah KPK menangkap Rommy di Surabaya, Jawa Timur.

baca juga

Selain Rommy, KPK juga membekuk Kakanwil Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin. Kini ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam OTT tersebut, KPK menyita uang sebesar Rp 156 juta. Uang suap tersebut diterima Rommy dari Muafaq dan Haris dalam memuluskan jabatan mereka untuk menjadi pejabat di Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Rommy Ancam Bongkar dana Pilpres?

Barang bukti Andi Arief ditangkap sedang konsubsi sabu. (Dok Istimewa)
Barang bukti Andi Arief ditangkap sedang konsubsi sabu. (Dok Istimewa)

Politisi Partai Demokrat Andi Arief menyatakan Romahurmuziy sedang berupaya mencari perlindungan diri atas kasus hukum yang sedang menimpanya. Rommy, kata dia, mengancam akan membongkar dana Pilpres 2019 jika upaya tersebut tak direspon.

Dalam cuitan di Twitternya, @AndiArief__, Andi berujar kabar adanya ancaman membongkar dana Pilpres 2019 itu ia ketahui melalui istri Rommy sendiri. Andi menuding bahwa praperadilan menjadi salah satu juru selamat untuk melindungi Rommy dari kasusnya.

"Kabarnya Rommy tidak sakit. Sengaja buying time pemeriksaan. Melalui istrinya dia mengancam pada seorang petinggi negara akan membongkar dana pilpres jika tidak dilindungi. Kabarnya pra peradilan jalan menolong. Halo KPK," cuit Andi Arief seperti dikutip Suara.com hari ini.

Sebagaimana diketahui, Rommy mengajukan praperadilan yang telah memulai sidang perdana pada Senin (22/4/2019). Namun KPK melalui juru bicara Febria Diansyah mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat permohonan penundaan sidang praperadilan Romahurmuziy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debat Presidential Threshold 20 Persen, Mahfud MD Skakmat Andi Arief

Debat Presidential Threshold 20 Persen, Mahfud MD Skakmat Andi Arief

News | Kamis, 25 April 2019 | 12:25 WIB

Mahfud MD Beri Jawaban Telak ke Andi Arief soal Presidential Threshold

Mahfud MD Beri Jawaban Telak ke Andi Arief soal Presidential Threshold

News | Kamis, 25 April 2019 | 13:45 WIB

Telisik Suap Rommy, Pejabat Kemenag hingga Kader PPP Diperiksa KPK

Telisik Suap Rommy, Pejabat Kemenag hingga Kader PPP Diperiksa KPK

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:52 WIB

Politisi Demokrat: Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres Jika Tak Dilindungi

Politisi Demokrat: Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres Jika Tak Dilindungi

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:34 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×