Mahfud MD Beri Jawaban Telak ke Andi Arief soal Presidential Threshold

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 25 April 2019 | 13:45 WIB
Mahfud MD Beri Jawaban Telak ke Andi Arief soal Presidential Threshold
Andi Arief dan Mahfud MD. [Suara/Dok Istimewa]

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfu MD terlibat perang komentar atau Twitwar dengan politisi Partai Demokrat Andi Arief mengenai presidential threshold. Perang komentar pun semakin memanas saat keduanya saling lempar argumen dan data.

Twitwar Mahfud MD dan Andi Arief berawal dari Andi Arief melalui akun Twitter miliknya @andiarief. Andi Arief  mengunggah kutipan berita sebuah media nasional berisi Mahfud MD yang mengusulkan presidential threshold 20 persen dikaji ulang pasca-Pemilu 2019.

"Dulu setuju, sadar belakangan. Pasti lagi tremor ini. Kalau gak punya paradigma, hidupnya gak berjejak teori, outputnya plin-plan," kata Andi Arief seperti dikutip Suara.com, Kamis (25/4/2019).

Cuitan Anci Arief itu pun ternyata langsung direspon oleh Mahfud MD. Mahfud MD mengakui jika sejak awal ada rencana presidential threshold itu ia selalu menolaknya.

Bahkan, Mahfud MD pun melampirkan tautan berita pada awal Agustus 2017 lalu yang mengusulkan presidential threshold sebesar 3,5 persen lantaran lebih rasional. Mahfud MD pun balik menyindir bila Andi Arief lah yang sedang tremor.

"Hahaha, ente Dik. 2 tahun lalu, saat RUU Pemilu sedang dibahas saya sudah nulis di Kompas dengan terang benderang bahwa saya tak setuju threshold 20%. Saya juga nulis itu untuk makalah di Fraksi Golkar. Saya setujunya 3,5% (parpol yang sudah punya kursi di DPR). Baca-baca dulu ya, Dik. Pasti ente yang tremor," ungkap Mahfud MD.

Mahfud MD pun mengaku heran dengan Andi Arief. Pasalnya, Mahfud MD merasa penolakan dirinya terhadap presidential threshold sudah dimuat di banyak media namun masih diklaim oleh Andi Arief bila ia menyetujuinya.

"Heran juga saya pada @andiarief_. Pendapat saya bahwa threshold pilpres 20% itu tidak rasional sudah dikutip banyak media dan saya tulis sendiri sebagai artikel di Harian Kompas. Dia masih bilang saya dulu setuju threshold 20%? Itu di cuitan tadi sudah saya lampirkan buktinya. Siapa yang tremor? Kasihan," ujar Mahfud MD.

Tak terima dengan sindiran Mahfud MD, Andi Arief kembali membalas Mahfud MD dengan menyebut Mahfud MD bermain aman. Bahkan, Andi Arief pun menuding bila Mahfud MD tak melakukan apapun saat pengambilan suara di parlemen dilakukan.

baca juga

"Anda main aman prof. Liat angin. Saat voting di parlemen anda gak ngapa-ngapain. Lihat arah angin. Tapi itu kan sikap anda. Saya hargai," balas Andi Arief. 

Cuitan terbaru Andi Arief itu belum mendapatkan balasan dari Mahfud MD. Meski demikian, banyak warganet yang justru membela Mahfud MD dan meminta Mahfud MD tidak menanggapi cuitan tak berdasar dari seorang Andi Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Jadi Ritual Politik, Mahfud: Tuduhan KPU Curang akan Menyasar ke MK

Sudah Jadi Ritual Politik, Mahfud: Tuduhan KPU Curang akan Menyasar ke MK

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:51 WIB

Politisi Demokrat: Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres Jika Tak Dilindungi

Politisi Demokrat: Rommy Ancam Bongkar Dana Pilpres Jika Tak Dilindungi

News | Kamis, 25 April 2019 | 10:34 WIB

Ada 2 Syarat Menang Pilpres bagi Mahfud MD, Jokowi dan Prabowo Sudah Lolos

Ada 2 Syarat Menang Pilpres bagi Mahfud MD, Jokowi dan Prabowo Sudah Lolos

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:58 WIB

Terkini

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:48 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:44 WIB

×