Khawatir Harga Tanah Naik Pesat, Jokowi Rahasiakan Lokasi Ibu Kota Baru

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 13 Mei 2019 | 15:05 WIB
Khawatir Harga Tanah Naik Pesat, Jokowi Rahasiakan Lokasi Ibu Kota Baru
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Presiden Joko Widodo telah menyetujui pemindahan ibu kota pemerintahan dari Jakarta ke luar Pulau Jawa, namun ia belum mengumumkan lokasi pastinya. Hal itu disebut sebagai strategi pemerintah pusat.

Menteri Pembangunan dan Perencanaan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Jokowi hingga saat ini belum mengumumkan lokasi calon ibu kota baru sebagai strategi untuk menjaga harga tanah agar tidak dinaikkan sepihak oleh pemilik tanah.

"Bagaimana supaya harga lahan enggak naik? makanya sampai hari ini kita belum menentukan mana lokasinya, anda tanya sampai berbusa-busa juga enggak akan pernah kami sampaikan, karena belum diputuskan oleh Presiden," kata Bambang Brodjonegoro saat diskusi di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).

Dia menjelaskan dari tiga lokasi yang ditinjau Presiden Jokowi pada 7 - 9 Mei 2019 kemarin, dua diantaranya adalah tanah milik pemerintah yang berstatus Hak Guna Usaha sementara satunya berstatus sebagai Hutan Lindung.

"Lahan yang akan kita pakai adalah lahan pemerintah, jadi kita tidak akan melakukan and acquisition(ambil alih lahan), kalau land acquisition pasti harga lahan disana akan berlomba-lomba naik, kalau sudah penetapan, jadi kita tidak and acquisition, kita akan gunakan lahan yang langsung dikuasai oleh pemerintah," jelasnya.

Sementara itu, Head of Real Estate Category OLX Indonesia, Ignasius Ryan Hasyim mengungkapkan, pencarian properti di Palangkaraya yang biasanya hanya berkisar 300 pencarian lalu meningkat 1.500 pencarian dalam satu hari. Jumlah tersebut hasil dari jumlah pencarian pada bulan April 2019 atau sejak Jokowi memastikan Ibu Kota pindah ke Luar Pulau Jawa.

"Pencarian properti di OLX untuk Palangkaraya naik 5 kali lipat sejak Presiden Jokowi mengumumkan wacana pemindahan ibu kota," ujar Ignasius di Kantor OLX, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).

Berdasarkan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pulau Kalimantan selama tiga hari dari 7 - 9 Mei 2019, Jokowi sudah melihat tiga lokasi antara lain Bukit Soeharto di Kawasan Taman Hutan Raya, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur; Bukit Nyuling di Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah; dan Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Pindah 2024, Pemerintah Akan Bentuk Badan Khusus Pemindahan Ibu Kota

Target Pindah 2024, Pemerintah Akan Bentuk Badan Khusus Pemindahan Ibu Kota

News | Senin, 13 Mei 2019 | 14:43 WIB

Golongan Penduduk Ini yang Bakal Tinggal di Ibu Kota Baru

Golongan Penduduk Ini yang Bakal Tinggal di Ibu Kota Baru

News | Senin, 13 Mei 2019 | 13:56 WIB

Pemerintah Janji Pembangunan Ibu Kota Baru Tak Akan Merusak Alam Kalimantan

Pemerintah Janji Pembangunan Ibu Kota Baru Tak Akan Merusak Alam Kalimantan

News | Senin, 13 Mei 2019 | 13:23 WIB

Dibumbui Isu Pindah Ibu Kota, Orang Makin Nafsu Beli Properti di Kalimantan

Dibumbui Isu Pindah Ibu Kota, Orang Makin Nafsu Beli Properti di Kalimantan

Bisnis | Senin, 13 Mei 2019 | 13:11 WIB

Pemindahan Ibu Kota, Kementerian PUPR Diminta Rancang Desain Konsep Kota

Pemindahan Ibu Kota, Kementerian PUPR Diminta Rancang Desain Konsep Kota

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 19:35 WIB

Terkini

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB