Rumah Pak RT Terduga Teroris Tak Jauh dari Kediaman Wali Kota Semarang

Iwan Supriyatna

Rabu, 15 Mei 2019 | 07:17 WIB
Rumah Pak RT Terduga Teroris Tak Jauh dari Kediaman Wali Kota Semarang
Rumah keluarga besar terduga teroris Taufik Teguh Prasetyo di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Rumah terduga teroris Taufik Teguh Prasetyo (46) yang ditangkap Densus 88 di Jalan Veteran, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Selasa (14/5/2019) sekitar pukul 03.44 WIB. Rupanya masih satu kelurahan dengan Rumah Wali Kota Semarang Hendra Prihadi.

Diketahui rumah terduga teroris Taufik beralamat di Jalan Lempongsari II Nomor 516 Kota Semarang, sementara kediaman Wali Kota Semarang ada di Jalan Lempongsari Raya Nomor 372. Dua rumah itu hanya berjarak sekira 300 meter.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota, mengaku kaget atas penangkapan warganya. Bahkan tidak menyangka jika di lingkungannya, Densus 88 telah menciduk seorang terduga teroris yang ternyata tetangganya.

"Diberi info jika gang sebelah rumah saya ada penangkapan terduga teroris, ya saya kaget juga," kata Hendi, saat dikonfirmasi, Selasa (14/5/2019) malam.

Hendi menyebut, jika di lingkungan Lempongsari warganya sangat rukun dan guyub. Komplek perkampungan yang bersih dan asri itu juga menurut Hendi tidak ada warga yang bertindak macam-macam.

Namun begitu, politis PDIP itu mengapresiasi pihak kepolisian yang sigap terhadap isu ancaman yang bisa saja terjadi mengganggu keamanan lingkungan dan negara.

"Sejujurnya saya prihatin, tapi saya rasa pihak Densus dan Kepolisian pasti sudah memiliki data pendukung yang kuat," tuturnya.

Sebagai pemangku wilayah administratif, Hendi mengaku mengenal sosok Taufik sebagai Ketua RT di wilayahnya. Taufik menurut Hendi kerap berkumpul di lingkungan Lempongsari.

"Tentunya saya paham karena dia warga sini dan Ketua RT disitu, dia juga baik sering kumpul bersama warga," bebernya.

baca juga

Meski demikian, Hendi mengajak warga Lempongsari dan Kota Semarang untuk tidak panik dan khawatir atas penangkapan terduga teroris sang ketua RT tersebut.

"Kami percaya pihak Kepolisian akan menuntaskan masalah ini, mudah-mudahan cepat selesai dan Kota Semarang tetap kondusif," tukasnya.

Sebelumnya, Taufik Teguh Prasetyo, terduga teroris merupakan Ketua RT 3 di RW 01 Kelurahan Lempongsari Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, diamankan saat sedang membelikan obat di salah satu apotik dekat rumahnya usai sahur.

Informasi diperoleh Taufik bekerja sebagai tenaga kerja jaga malam di sekolah terpadu Hidayatulloh Banyumanik Kota Semarang.

"Keluarga kaget, karena keseharian Om Taufik biasa dan sangat tidak menyangka dan tak percaya ditangkap karena teroris," kata Firma, keponakan Taufik, saat ditemui di rumahnya di Jl. Lempongsari II 516 Kota Semarang, Selasa (14/5/2019), malam.

Di ceritakan Firma, kabar penangkapan Taufik didapat setelah rumah pamannya yang satu keluarga besar, didatangi rombongan anggota Densus 88, pada Selasa (14/5/2019), pukul 11.00 WIB.

"Ada rombongan datang Densus pakaian preman satu mobil Innova jam 11 siang, memberitahu jika Om Taufik diamankan karena diduga teroris," ujar Firma.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Teroris, Ketua RT di Semarang Diamankan Densus 88 Usai Sahur

Diduga Teroris, Ketua RT di Semarang Diamankan Densus 88 Usai Sahur

Jawa Tengah | Rabu, 15 Mei 2019 | 00:05 WIB

Istri JS, Baru Tahu Suaminya Terlibat Kasus Teroris Lewat Surat Polisi

Istri JS, Baru Tahu Suaminya Terlibat Kasus Teroris Lewat Surat Polisi

Jatim | Selasa, 14 Mei 2019 | 19:29 WIB

Densus 88 Tangkap 8 Teroris di Jateng, Paling Banyak di Magelang

Densus 88 Tangkap 8 Teroris di Jateng, Paling Banyak di Magelang

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 18:24 WIB

Terkini

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB