Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Prabowo: Pastilah Mereka Mati Syahid

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 16 Mei 2019 | 13:26 WIB
Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Prabowo: Pastilah Mereka Mati Syahid
Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut bila ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal usai Pemilu 2019 telah gugur sebagai mati syahid. Pasalnya, mereka gugur saat menjalankan tugas demi bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo Subianto melalui pidato singkat yang diunggah di akun Instagram @Indonesiaadilmakmur yang diunggah pada Rabu (15/5/2019). Menurut Prabowo Subianto, para petugas beragama Islam yang meninggal dipastikan mati syahid.

"Bagi umat Islam karena mereka menjalankan tugas demi negara dan bangsa, pastilah mereka diterima sebagai mereka yang mati syahid dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Prabowo Subianto seperti dikutip Suara.com, Kamis (16/5/2019).

Prabowo Subianto pun mengajak masyarakat yang beragama muslim untuk melaksanakan salat gaib bersama-sama.Salat tersebut dilakukan untuk mendoakan para arwah para petugas KPPS yang telah gugur.

"Apapun saya menganjurkan kepada saudara-saudara beragama Islam, marilah kita pada kesempatan Salat Jumat melakukan Salat Gaib untuk arwah mereka yang meninggal," ujar Prabowo Subianto.

Sementara untuk masyarakat yang beragama lain, Prabowo Subianto juga meminta agar bisa ikut mendoakan para petugas KPPS yang gugur dalam bertugas sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Adapun untuk mereka yang masih sakit dan dirawat di rumah sakit, Prabowo Subianto meminta masyarakat agar ikut mendoakan segera diberikan kesembuhan.

Prabowo Subianto mengakui masih menaruh curiga dengan banyaknya petugas KPPS yang masih dirawat di rumah sakit. Ia merasa ada sesuatu yang janggal dengan sakit yang dialami oleh ribuan petugas KPPS di seluruh Indonesia itu.

"Marilah kita juga mendoakan masih berapa ribu orang yang sakit dan di rumah sakit yang juga dalam keadaan mencurigakan, marilah kita berdoa supaya mereka cepat pulih cepat sembuh," ungkap Prabowo Subianto.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bandingkan Penanganan Ratusan Petugas KPPS Meninggal dengan Sapi

Prabowo Bandingkan Penanganan Ratusan Petugas KPPS Meninggal dengan Sapi

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 13:06 WIB

Gus Nadir: Hakim MK 2019 Beda dengan 2014, BPN Masih Tak Percaya?

Gus Nadir: Hakim MK 2019 Beda dengan 2014, BPN Masih Tak Percaya?

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 11:58 WIB

Demokrat Sindir Ada Pihak Tolak Pertemuan AHY dan Tokoh Nasional di Bogor

Demokrat Sindir Ada Pihak Tolak Pertemuan AHY dan Tokoh Nasional di Bogor

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 10:58 WIB

Terkini

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:00 WIB

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287  Warga Asing

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:47 WIB

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:44 WIB

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:35 WIB

Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda

Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:25 WIB

Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!

Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:20 WIB

Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi

Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:03 WIB

Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?

Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:02 WIB

Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung

Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:59 WIB