Prabowo Bandingkan Penanganan Ratusan Petugas KPPS Meninggal dengan Sapi

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 16 Mei 2019 | 13:06 WIB
Prabowo Bandingkan Penanganan Ratusan Petugas KPPS Meninggal dengan Sapi
Prabowo Subianto bandingkan penanganan petugas KPPS meninggal dengan sapi (Instagram)

Suara.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membandingkan proses penanganan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal usai Pemilu 2019 dengan penanganan hewan ternak sapi yang mati mendadak. Menurutnya, ada hal yang janggal dalam penanganan petugas KPPS yang meninggal.

Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo Subianto melalui pidato singkat yang diunggah di akun jejaring sosial Instagram Indonesiaadilmakmur. Dari ruang kerjanya, Prabowo Subianto menyampaikan berbagai kejanggalan dalam proses penanganan petugas KPPS yang meninggal.

"Ada beberapa ekor sapi di Kabupaten Lamongan mati mendadak, Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan melakukan autopsi terhadap sapi-sapi tersebut. Kalau tidak salah 6 ekor sapi dilakukan autopsi," kata Prabowo Subianto seperti dikutip Suara.com, Kamis (16/5/2019).

"570 anak bangsa meninggal sangat mengherankan tidak ada upaya untuk cari tahu kenapa meninggal," imbuh Prabowo Subianto.

Menurut Prabowo, usia para petugas KPPS yang meninggal relatif masih muda yakni kisaran 19 tahun hingga 30 tahun. Sehingga, sangat tidak mungkin bila mereka dinyatakan meninggal akibat kelelahan.

Bahkan, dari keterangan para dokter dan ahli kesehatan menyebutkan bila sangat kecil kemungkinan penyebab para petugas meninggal akibat kelelahan. 

"Para dokter, para ahli kesehatan, para pakar mengatakan bahwa sangat kecil kemungkinan orang itu bisa meninggal karena kecapekan dan kelelahan," ujar Prabowo Subianto.

Oleh karena itu, Prabowo Subianto meminta agar pemerintah melakukan investigasi penyelidikan. Prabowo Subianto memandang hal tersebut perlu dilakukan agar penyebab kematian sesungguhnya dapat terungkap.

"Kita sebenarnya berharap pemerintah segera melakukan investigasi penyelidikan dan melakukan autopsi sehingga jelas kita tahu sebabnya apa," ungkap Prabowo Subianto.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Nadir: Hakim MK 2019 Beda dengan 2014, BPN Masih Tak Percaya?

Gus Nadir: Hakim MK 2019 Beda dengan 2014, BPN Masih Tak Percaya?

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 11:58 WIB

Fahri Hamzah: Kecuranga Pemilu 2019 Bisa Tumbuhkan Benih Radikalisme

Fahri Hamzah: Kecuranga Pemilu 2019 Bisa Tumbuhkan Benih Radikalisme

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 11:03 WIB

Demokrat Sindir Ada Pihak Tolak Pertemuan AHY dan Tokoh Nasional di Bogor

Demokrat Sindir Ada Pihak Tolak Pertemuan AHY dan Tokoh Nasional di Bogor

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 10:58 WIB

Polisi akan Periksa Dokter Ani Hasibuan, Fahri Hamzah: Mending Panggil IDI

Polisi akan Periksa Dokter Ani Hasibuan, Fahri Hamzah: Mending Panggil IDI

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 10:13 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×