Antisipasi Cacar Monyet, Pemkot Surabaya Akan Berkoordinasi Dengan Provinsi

Chandra Iswinarno

Kamis, 16 Mei 2019 | 22:43 WIB
Antisipasi Cacar Monyet, Pemkot Surabaya Akan Berkoordinasi Dengan Provinsi
Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini. [Suara.com/Dimas Angga P]

Suara.com - Kabar menyebarnya Monkeypox atau Cacar Monyet, membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Surabaya untuk berkoordinasi dengan Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur.

Risma beralasan, meski wilayah Bandara Internasional Juanda bukan kewenangan Surabaya, maka hanya bisa berkoordinasi mengirim tim untuk bergabung dengan Dinas Kesehatan Provinsi guna pencegahan virus tersebut.

"Karena itu bukan Bandara Surabaya maka kami tidak bisa penuh. Tapi kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi, kalau bisa ditempatkan tim dari kesehatan yang mengontrol suhu tubuh kalau ada manifes dari Singapura," ujar Risma saat ditemui di Peresmian Taman Harmoni, Kamis (16/5/2019).

Lokasi rawan masuknya Cacar Monyet, lanjut Risma, biasanya melalui tempat ramai dan di tempat turis masuk ke Indonesia, salah satunya Bandara Internasional Juanda.

"Karena itu bukan Bandara Surabaya maka kami tidak bisa penuh. Tapi kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi, kalau bisa ditempatkan tim dari kesehatan yang mengontrol suhu tubuh kalau ada manifes dari Singapura. Kalau itu wilayahnya Surabaya maka akan saya pasang tim Dinas Kesehatan di situ (Bandara Internasional Juanda). Virus itu bisa dilihat dari suhu tubuh. Kalau ada orang dari luar negeri suhu tubuhnya panas maka dikarantina dulu ke rumah sakit," imbuhnya panjang lebar.

Penting untuk diketahui, sebelumnya Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus monkeypox atau cacar monyet di Indonesia.

Cacar Monyet sendiri adalah, penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis). Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada kulit atau mukosa dari binatang yang tertular virus.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar IPB Sebut Cacar Monyet Penyakit Eksotik, Apa Alasannya?

Pakar IPB Sebut Cacar Monyet Penyakit Eksotik, Apa Alasannya?

Health | Kamis, 16 Mei 2019 | 17:43 WIB

Antisipasi Virus Cacar Monyet, Bandara Solo Pasang Alat Thermal Scanner

Antisipasi Virus Cacar Monyet, Bandara Solo Pasang Alat Thermal Scanner

Health | Kamis, 16 Mei 2019 | 13:52 WIB

Kemenkes Minta Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam Siaga Monkeypox

Kemenkes Minta Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam Siaga Monkeypox

Health | Kamis, 16 Mei 2019 | 11:22 WIB

Ditemukan Kasus Cacar Monyet di Singapura, Ini yang Dilakukan Pemkot Batam

Ditemukan Kasus Cacar Monyet di Singapura, Ini yang Dilakukan Pemkot Batam

Health | Minggu, 12 Mei 2019 | 20:53 WIB

Singapura Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama di Asia

Singapura Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama di Asia

Health | Jum'at, 10 Mei 2019 | 12:19 WIB

Terkini

Gebrakan Angkutan Massal Jakarta: Lintasan LRT Dibidik 75 Kilometer dan Rute MRT Berlipat Ganda

Gebrakan Angkutan Massal Jakarta: Lintasan LRT Dibidik 75 Kilometer dan Rute MRT Berlipat Ganda

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:16 WIB

Jin Jiang Hotels Perluas Jejak di Indonesia, 7 Days Premium Hotel Bakal Hadir di PIK 2

Jin Jiang Hotels Perluas Jejak di Indonesia, 7 Days Premium Hotel Bakal Hadir di PIK 2

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:16 WIB

Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027

Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:15 WIB

Pemanfaatan GPS Tracker dan Telematika Dorong Efisiensi Pengelolaan Armada Perusahaan

Pemanfaatan GPS Tracker dan Telematika Dorong Efisiensi Pengelolaan Armada Perusahaan

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 15:13 WIB

Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:11 WIB

Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan

Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:10 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:09 WIB

Perjalanan Djamin Ginting Jadi Film Biopik, Hadir di Bioskop 1 Oktober 2026

Perjalanan Djamin Ginting Jadi Film Biopik, Hadir di Bioskop 1 Oktober 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 15:06 WIB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

5 Fitur WhatsApp Praktis untuk Keamanan Privasi Pengguna, Lengkap Cara Pakainya

5 Fitur WhatsApp Praktis untuk Keamanan Privasi Pengguna, Lengkap Cara Pakainya

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

×