Polisi Sempat Tak Izinkan Massa yang Baru Datang Bergabung di Bawaslu

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 21 Mei 2019 | 15:35 WIB
Polisi Sempat Tak Izinkan Massa yang Baru Datang Bergabung di Bawaslu
Massa yang tidak menerima hasil Pemilu 2019 mulai mendatangi depan kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat terus bertambah. Mereka berkumpul di dekat kantor Bawaslu RI untuk memprotes hasi Pemilu 2019 yang baru saja disampaikan KPU RI.

Berdasarkan pantauan Suara.com pada Selasa (21/5/2019) siang, massa datang ke kantor Bawaslu dari arah Bundaran HI. Namun mereka tidak diizinkan gabung dengan massa yang dipimpin Ustaz Bernard Abdul Jabbar, yang sudah berkumpul lebih dulu berkumpul di depan mall sarinah, seberang kantor Bawaslu.

Pihak kepolisian membuat barikade untuk memisahkan dua massa aksi tersebut. Namun massa aksi tetap memaksa untuk masuk.

Massa aksi saat berujuk rasa di kantor Bawaslu. (Suara.com/Fakhri).
Massa aksi saat berujuk rasa di kantor Bawaslu. (Suara.com/Fakhri).

"Pak polisi, itu teman-teman kita juga mau ikut, tolong sesuai komitmen diizinkan masuk," ujar Bernard, salah satu massa aksi di depan Mall Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Namun Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan tidak mengizinkannya karena massa dari Bundaran HI itu dinilai belun diketahui identitasnya. Akhirnya perwakilan dari massa Gerakan Kedaulatan Rakyat mengirim perwakilan untuk memastikan identitas massa tersebut.

Untuk diketahui, peserta aksi mulai mendatangi kantor Bawaslu RI, Selasa (21/5/2029) siang. Massa yang mengaku mengatas namakan Gerakan Kedaulatan Rakyat menyerukan untuk menolak hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Massa aksi menyebut Pemilu kali ini telah dicurangi hingga menguntungkan salah satu pihak. Namun massa hanya bisa demo di bagian luar jalan Thamrin karena sekitar Bawaslu sudah dipasangi kawat berduri.

"Kami datang ke sini karena ada kecurangan dalam Pemilu. Kami hadir dari berbagai daerah, berbagai provinsi untuk terus melawan," ujar salah seorang ibu-ibu yang berorasi di depan Bawaslu.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019. Hasilnya pasangan nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin unggul 55,50 persen.

baca juga

Hal itu disampaikan Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019 di Ruang Sidang Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

"Jumlah pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin sebanyak 85.607.362, atau 55,5 persen dari total nasional. Jumlah pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga nomor urut 02 sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen dari total nasional," ujar Evi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Akan Gugat Hasil Pilpres ke MK, Jokowi: Saya Sangat Menghargai

Prabowo Akan Gugat Hasil Pilpres ke MK, Jokowi: Saya Sangat Menghargai

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 15:11 WIB

Warga Minta Program Kampung Deret Dilanjutkan, Jokowi Akan Izin ke Anies

Warga Minta Program Kampung Deret Dilanjutkan, Jokowi Akan Izin ke Anies

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 14:57 WIB

Dilarang Tutup Jalan di Bawaslu, Massa GNKR Ribut Mulut dengan Polisi

Dilarang Tutup Jalan di Bawaslu, Massa GNKR Ribut Mulut dengan Polisi

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 14:51 WIB

Amankan Aksi 22 Mei, Polda Metro Jaya Terjunkan 50 Ribu Personel Gabungan

Amankan Aksi 22 Mei, Polda Metro Jaya Terjunkan 50 Ribu Personel Gabungan

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 14:43 WIB

Menang Pilpres 2019, Jokowi: Mari Kita Bersatu Membangun Bangsa

Menang Pilpres 2019, Jokowi: Mari Kita Bersatu Membangun Bangsa

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 14:33 WIB

Terkini

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

×