Amankan Aksi 22 Mei, Polda Metro Jaya Terjunkan 50 Ribu Personel Gabungan

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 21 Mei 2019 | 14:43 WIB
Amankan Aksi 22 Mei, Polda Metro Jaya Terjunkan 50 Ribu Personel Gabungan
Gedung KPU dijaga ketat anggota kepolisian jelang pengambilan nomor urut Capres - Cawapres. (Suara.com/Muhamad Yasir)

Suara.com - Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi massa yang akan melakukan demonstrasi pada Rabu 22 Mei, besok. Sekitar 50 ribu personel gabungan sudah disebar di sejumlah titik di Ibu Kota mulai hari ini, Selasa (21/5/2019).

"Ya tentunya semuanya sudah kita antisipasi ya itu untuk kegiatan unjuk rasa. Personel juga sudah di lokasi," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (21/5/2019).

Terkait jumlah personel yang diterjunkan, ada 50 ribu personel gabungan TNI, Polri, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jumlah tersebut akan ditempatkan di beberapa titik seperti Istana Negara, KPU, Bawaslu, dan DPR.

"50 ribu itu kita tempatkan di simbol-simbol negara, seperti KPU, Bawaslu, Istana Negara, DPR dan juga di sentra-senta ekonomi juga kita tempatkan," jelasnya.

Argo menerangkan, pihaknya akan melihat situasi yang nanti akan terjadi di lapangan. Polisi juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan KPU dan Bawaslu yang sifatnya situasional.

"Yang terpenting bahwa namanya penyampaian pendapat itu tidak absolut artinya ada rambu-rambu ada yang mengatur yaitu UU 19 tahun 1998. Kemudian juga di sana ada yang harus ditaati. Misalnya tidak menggangu ketertiban umum," kata Argo.

Massa Gerakan Anak Bangsa saat unjuk rasa di Bawaslu RI. (Suara.com/Fakhri)
Massa Gerakan Anak Bangsa saat unjuk rasa di Bawaslu RI. (Suara.com/Fakhri)

Ia kemudian berharap pada massa aksi yang menolak hasil rekapitulasi suara tingkat nasional yang sudah disampaikan KPU RI dini hari tadi, bisa menjaga ketertiban.

"Kita berharap kegiatan itu dilakukan dengan baik," katanya.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019. Hasilnya pasangan nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin unggul 55,50 persen.

baca juga

Hal itu disampaikan Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019 di Ruang Sidang Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

"Jumlah pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin sebanyak 85.607.362, atau 55,5 persen dari total nasional. Jumlah pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga nomor urut 02 sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen dari total nasional," ujar Evi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menang Pilpres 2019, Jokowi: Mari Kita Bersatu Membangun Bangsa

Menang Pilpres 2019, Jokowi: Mari Kita Bersatu Membangun Bangsa

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 14:33 WIB

BPN: Tak Ada Instruksi, Aksi 22 Mei Berangkat dari Pribadi Pendukung

BPN: Tak Ada Instruksi, Aksi 22 Mei Berangkat dari Pribadi Pendukung

Jawa Tengah | Selasa, 21 Mei 2019 | 14:08 WIB

Menang, Jokowi: Kepercayaan Rakyat Kami Wujudkan Dalam Program Pembangunan

Menang, Jokowi: Kepercayaan Rakyat Kami Wujudkan Dalam Program Pembangunan

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 13:47 WIB

Polisi Telisik Ucapan Eggi dan Lieus Terkait SPDP Makar Prabowo Subianto

Polisi Telisik Ucapan Eggi dan Lieus Terkait SPDP Makar Prabowo Subianto

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 13:24 WIB

Sambut Massa Aksi, Polisi Pasang Kawat Berduri di Sekitar Gedung Bawaslu RI

Sambut Massa Aksi, Polisi Pasang Kawat Berduri di Sekitar Gedung Bawaslu RI

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 13:22 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×