Minat Tinggi, 24.952 Calon Pekerja Migran Indonesia Mendaftar ke Korsel

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 23 Mei 2019 | 15:04 WIB
Minat Tinggi, 24.952 Calon Pekerja Migran Indonesia Mendaftar ke Korsel
Sestama BNP2TKI saat memberikan sambutan dalam ujian Tahap II  (Skill & Competency  Test) Sektor manufaktur Program G to G Tahun 2019, di IKOPIN Sumedang, Jabar, Selasa (25/5/2019). (Dok : BNP2TKI).

Suara.com - Minat calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk bekerja ke Korea Selatan (Korsel) melalui program goverment to goverment sangat besar.  Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar sektor manufaktur lewat sistem online BNP2TKI tahun 2019, sebanyak 24.952orang.

Ujian Tahap I  telah dilaksanakan, yaitu ujian Bahasa Korea (Employment Permit System – Test Of Proficiency In Korean) yang dilaksanakan dalam 2 gelombang di BP3TKI Semarang dan KITCC Jakarta.

Pada gelombang 1, sebanyak 7.931 CPMI mengeikuti ujian pada 24 Maret - 24 April 2019 dan gelombang 2 diikuti 15.160 CPMI, yang dilaksanakan pada 25 April - 24 Juli 2019.

Ujian Tahap II dilaksanakan 2 gelombang, yaitu gelombang I di IKOPIN Bandung, pada 22 - 23 Mei 2019, dengan 766 orang dan UNNES Semarang pada 24 - 27 Mei 2019, dengan 1.944 peserta. Gelombang II direncanakan awal September 2019.

Pada 2019, Indonesia mendapatkan kenaikan kuota yang menggembirakan, yaitu 8.800 orang atau sekitar 25,71 persen, yaitu di sektor manufaktur sebanyak 4.900 orang dan penempatan sektor perikanan sebanyak 3.900 orang. 

Pada  2019, pendapatan atau gaji pokok yang diterima oleh PMI di Korea Selatan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yaitusebesar 1.745.150 Won per bulan atau setara dengan  Rp 21.639.860 per bulan, dengan perhitungan Kurs 1 Won = Rp 12.4. 

Sekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budi Utama Razak menyampaikan, calon PMI yang mengikuti ujian harus sungguh-sungguh dengan syukur, taat, manfaatkan, dan jangan sia-siakan peluang, atau disingkat STMJ.

“S adalah syukur, Anda harus bersyukur karena saat ini masih banyak pengangguran dimana mana. Syukur sebagai hamba Allah dan syukur ini harus kita jaga bersama-sama. Bonus demografi adalah keuntungan yang besar, menjadi PMI bukan tujuan akhir. Tujuan akhir adalah kebahagiaan dan kesejahteraan. Ini adalah suatu proses. Harus bersyukur kalau di terima  dan bekerja di Korea,” ujar Sestama BNP2TKI, saat memberikan sambutan dalam ujian Tahap II  (Skill & Competency  Test) Sektor manufaktur   Program G to G Tahun 2019 di IKOPIN Sumedang, Jawa Barat, Selasa (25/5/2019).

Tatang menyampaikan, ini merupakan suatu proses, dimana CPMI harus optimistis  menjalani kewajiban dan  berpegang teguh pada Pancasila.

baca juga

“T adalah taati  prosedur, taatilah  ajaran Tuhan. Di Korea berbeda dengan kita. Taatilah adat istiadat, norma  dan agama di sana, sedangkan M adalah manfaatkan kesempatan di Korea. Rejeki  yang diperoleh dengan bekerja di Korea jangan untuk yang konsumtif, jangan sampai terlibat narkoba. Jika Anda menikmati  pekerjaan, maka tidak akan terasa berat. Gantungan cita cita setinggi langit,” tambahnya.

Sedangkan untuk J, lanjut Sestama, jangan sia-siakan peluang dan jangan putus asa, selalu berprasangka baik.

"Sekarang era IT, Anda harus memanfaatkannya tapi ambil  sisi positif jangan negatifnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berjalan Lancar, 64 Persen WNI di Suriah Sudah Lakukan Pencoblosan

Berjalan Lancar, 64 Persen WNI di Suriah Sudah Lakukan Pencoblosan

News | Minggu, 14 April 2019 | 04:10 WIB

Dukung Pekerja Migran, KemenPANRB Resmikan MPP Banyumas

Dukung Pekerja Migran, KemenPANRB Resmikan MPP Banyumas

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 10:25 WIB

KPPPA Gelar Pelatihan Demi Perkuat Mental Calon Pekerja Migran Indonesia

KPPPA Gelar Pelatihan Demi Perkuat Mental Calon Pekerja Migran Indonesia

Lifestyle | Senin, 03 Desember 2018 | 20:38 WIB

DPR Segera Teken Permenaker Jaminan Sosial bagi Pekerja Migran

DPR Segera Teken Permenaker Jaminan Sosial bagi Pekerja Migran

News | Jum'at, 30 November 2018 | 08:58 WIB

Terkini

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:59 WIB

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:51 WIB

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:39 WIB

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

×