Pidato Lengkap AHY di Pemakaman Ani Yudhoyono di TMP Kalibata

Pebriansyah Ariefana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 03 Juni 2019 | 06:05 WIB
Pidato Lengkap AHY di Pemakaman Ani Yudhoyono di TMP Kalibata
Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono didampingi anak dan menantunya menaburkan bunga di makam Ibu Ani Yudhoyono, Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Putra Sulung Presiden Keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan ibundanya, Ani Yudhoyono menerima dengan ikhlas penyakit kanker darah yang dideritanya selama kurang lebih empat bulan.

Ani, kata AHY, menganggap penyakitnya tersebut merupakan sebuah ujian dari Tuhan. Dengan mengulangi perkataan Ani, AHY menyampaikan ibundanya tersebut sudah merasa bersyukur atas nikmat yang telah diterima sebelum menderita penyakit.

AHY mengucapkan salam terakhir sebagai tanda perpisahan untuk Alamarhumah ibundanya, Kristiani Herrawati yang dikenal Ani Yudhoyono.

Salam terakhir tersebut disampaikan oleh AHY saat memberi sambutan di depan pusara Ani di Blok M nomor 129, Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan.

Dalam salamnya, AHY mengungkapkan rasa cinta dia terhadap sang ibu, Ani Yudhoyono.

Itu AHY nyatakan dalam pidato pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu (2/6/2019) sore. Berikut pidato lengkapnya:


Bismillahirohmanirrohim
Assalamu’alaikum Wr Wb

Yang terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia beserta Ibu Negara, Ibu Hj. Iriana Joko Widodo;
Yang terhormat Presiden Republik Indonesia ke-3, Bapak H. B.J. Habibie;
Yang terhormat Presiden Republik Indonesia ke-5, Ibu Megawati Soekarno Putri;
Yang kami hormati Bapak Try Sutrisno beserta Ibu, Bapak Boediono beserta Ibu, Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid;
Yang terhormat pula para pimpinan lembaga negara; para Menteri Kabinet Kerja serta para perwakilan negara sahabat;
Saudara-saudara, masyarakat Indonesia yang amat kami cintai dan banggakan.

Inna lillahi wa inna ilaihi Raji’un.
Sesungguhnya kami milik Allah, dan kepada-Nya kami kembali.

Pada hari ini, kita berkumpul di sini, untuk mengantarkan Ibunda kita tercinta, Almarhumah Ibu Hajjah Kristiani Herrawati binti Sarwo Edhie Wibowo atau lebih akrab sebagai Ibu Ani Yudhoyono, ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Beliau telah dipanggil menghadap Sang Khalik, Dzat Yang Maha Memiliki, dengan tenang, pada hari Sabtu, 1 Juni 2019, pukul 11.50 waktu Singapura, di National University Hospital, pada usia 67 tahun.

Kepergian beliau sangat mengagetkan kita semua. Dua minggu sebelum memasuki tiga hari masa kritis, sebenarnya beliau telah menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Saat itu, kami sekeluarga optimis untuk kesembuhan Ibu Ani, namun Tuhan berkehendak lain. Allah Subhanahu Wa Ta’ala memanggil Ibu Ani Yudhoyono, di penghujung Bulan Ramadhan, bulan yang mulia, penuh berkah dan ampunan ini.

Bapak-Ibu hadirin dan masyarakat Indonesia yang kami cintai,

Semasa hidupnya, Ibu Ani Yudhoyono adalah sosok yang setia, kuat, tangguh, dan inspiratif, sarat dengan nilai-nilai. Sebagai perempuan yang lahir dari keluarga prajurit, menjadi istri prajurit, dan juga ibu dari seorang prajurit TNI, Ibu Ani Yudhoyono dibentuk dan terbentuk, menjadi pribadi yang tegar dan pejuang keras. Karakter itu, secara konsisten beliau tunjukkan hingga akhir hayatnya.

Ketika empat bulan lalu, saat pertama kali beliau mengetahui vonis dokter, sebagai pengidap Kanker Darah, Ibu Ani seraya meneteskan air mata mengatakan, “Saya pasrah, tapi saya tidak akan pernah menyerah”. Beliau tidak pernah menyalahkan siapapun atas sakitnya itu. Setiap treatment medis yang diberikan dokter, beliau catat rapi dengan tulisan tangan sendiri. Sama sekali tidak ada keluh kesah dari beliau.

Bahkan, Ibu Ani juga mengatakan, “Saya sudah terlalu banyak diberi kemuliaan dan barokah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala; Saya dilahirkan dan dibesarkan dari lingkungan keluarga pejuang, anak Jenderal TNI Sarwo Edhie Wibowo, sebuah nama besar dalam perjalanan sejarah Indonesia; Kemudian menikah, menjadi istri prajurit, hingga menjadi Ibu Negara, istri dari Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI purn. Susilo Bambang Yudhoyono. Jadi, kalau sekarang Allah memberi saya ujian penyakit seperti ini, saya tidak boleh mengeluh atau marah, saya harus terima dengan ikhlas dan saya akan berjuang untuk melawan penyakit ini.”

Bapak-Ibu hadirin dan masyarakat Indonesia yang kami cintai,

Sebagaimana kita ketahui bersama, semasa hidupnya pula, Ibu Ani telah berusaha dan berjuang keras melakukan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara, serta masa depan negeri ini.

Karya beliau seperti lima pilar Indonesia, yaitu program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Hijau, Indonesia Kreatif, dan Indonesia Peduli, adalah sebagian saja dari wujud implementasi gagasan dan hasil kerja keras beliau, bagi bangsa dan negara ini.

Selama empat bulan masa perawatannya, beliau juga tidak pernah berhenti berpikir dan bekerja. Tidak hanya berjuang melawan penyakitnya, almarhumah juga menyibukkan diri dengan menuliskan beberapa gagasan, yang insya Allah akan kami lanjutkan dan wujudkan bersama.

Tidak hanya belajar, bekerja dan berkarya, almarhumah juga menghiasi hidupnya dengan nilai-nilai kebaikan, kebajikan dan kebijaksanaan.

Ibu Ani mengatakan, seperti yang tertulis dalam bukunya Kepak Sayap Putri Prajurit tahun 2010, “Setiap dari kita akan berpulang, menyatu dengan tanah. Saat itu datang, nilai-nilai yang ditinggalkan manusia sepanjang hidupnya-lah, yang akan mengharumkan pengistirahatannya yang terakhir”.

Nilai-nilai kejujuran dan kesetiaan; memiliki prinsip dan keyakinan; teguh pada pendirian diatas jalan yang lurus; berani membela dan menyuarakan kebenaran dan keadilan; berani menghadapi kehidupan yang penuh tantangan, suka duka dan jatuh bangun, dengan tegar dan semangat pantang menyerah; serta selalu bersyukur atas karunia Tuhan, adalah nilai-nilai yang selalu beliau sampaikan kepada kami, anak-anak dan cucu-cucu beliau.

Bagi kami, Beliau bukan hanya seorang istri yang setia, yang selalu mendampingi kemanapun suami pergi, di kala suka dan duka; Beliau juga adalah seorang ibu dan eyang yang penuh cinta, yang selalu peduli dan memberikan kasih sayangnya kepada anak-anak dan cucu-cucu.

Tak lupa, sebagai mantan Ibu Negara, beliau juga adalah sosok yang hangat dan sangat mencintai rakyatnya; tanpa batas; tanpa sekat perbedaan identitas.

Bapak-Ibu hadirin sekalian dan masyarakat Indonesia yang kami cintai,

Pada kesempatan ini, atas nama keluarga besar Yudhoyono, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Pemerintah dan Rakyat Indonesia, yang telah membantu kami, sehingga proses pemakaman almarhumah Ibu Hajjah Ani Yudhoyono, berjalan dengan baik dan lancar.

Pada kesempatan ini pula, kami mohon keridhoan hati Bapak-Ibu dan masyarakat Indonesia sekalian, untuk berkenan mendoakan Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono, agar diterima di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, diampuni segala dosanya, diterangkan kuburnya dan dilapangkan jalannya menghadap Sang Khalik.

Kami juga mengharapkan doa-doa terbaik dari masyarakat Indonesia; semoga kami, keluarga yang ditinggalkan, terkhusus kepada Ayahanda kami tercinta, Suami tercinta, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, dapat kiranya dikaruniakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala; keikhlasan, kekuatan dan ketabahan dalam melepas kepergian Almarhumah.

Dengan rendah hati, Kami memohon kepada yang hadir dalam prosesi pemakaman ini dan seluruh rakyat Indonesia, untuk membukakan pintu maaf atas segala kesalahan, kealpaan maupun kekhilafan almarhumah, baik yang sengaja maupun tidak disengaja, semasa hidupnya. Marilah kita iringi kepergian Ibunda Ani Yudhoyono dengan doa ikhlas, kiranya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menganugerakan magfirah-Nya kepada almarhumah dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin Ya rabbal alamin.

Akhirnya, kami juga mengajak segenap bangsa Indonesia untuk bersama-sama bergandengan tangan ke depan, mewujudkan cita-cita mulia; mencapai kerukunan, kedamaian, kemajuan, kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat kita. Indonesia untuk Semua. Sesuai, dengan mimpi besar Ibunda Ani Yudhoyono.

Selamat jalan, Memo.
We love you. And we will forever miss you.

Terima kasih atas segala jasa, pengorbanan dan pengabdianmu, untuk keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Doa terbaik kami, seluruh rakyat Indonesia, menyertai langkah dan kepergianmu.

Terima kasih atas perhatian bapak-ibu sekalian,
Tuhan Bersama Kita.

Wabillahi taufiq wal hidayah
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarakatuhu


Jakarta, 2 Juni 2019

Agus Harimurti Yudhoyono

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dede Yusuf Sebut Puisi dan Lagu Terakhir SBY Bukti Cinta pada Ani Yudhoyono

Dede Yusuf Sebut Puisi dan Lagu Terakhir SBY Bukti Cinta pada Ani Yudhoyono

Entertainment | Minggu, 02 Juni 2019 | 21:51 WIB

Salam Terakhir AHY untuk Ani Yudhoyono: We Will Forever Miss You

Salam Terakhir AHY untuk Ani Yudhoyono: We Will Forever Miss You

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 20:26 WIB

Putri Gus Dur: Ani Yudhoyono Sosok Ibu Negara yang Peduli Kaum Ibu dan Anak

Putri Gus Dur: Ani Yudhoyono Sosok Ibu Negara yang Peduli Kaum Ibu dan Anak

News | Minggu, 02 Juni 2019 | 20:11 WIB

Ani Yudhoyono Dimakamkan di Hari Ultahnya, Begini Ungkapan Jane Shalimar

Ani Yudhoyono Dimakamkan di Hari Ultahnya, Begini Ungkapan Jane Shalimar

Entertainment | Minggu, 02 Juni 2019 | 20:05 WIB

Annisa Pohan Didatangi Ani Yudhoyono Lewat Mimpi Sebelum Meninggal

Annisa Pohan Didatangi Ani Yudhoyono Lewat Mimpi Sebelum Meninggal

Entertainment | Minggu, 02 Juni 2019 | 19:19 WIB

Terkini

Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga

Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:04 WIB

Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang

Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:11 WIB

Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?

Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:45 WIB

Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan

Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:41 WIB

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:39 WIB

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:30 WIB

Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan

Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:25 WIB

Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:19 WIB

67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus

67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:14 WIB

Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka

Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:11 WIB