Demokrat Merasa Tak Lagi Berkoalisi dengan Prabowo - Sandiaga

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 08 Juni 2019 | 09:50 WIB
Demokrat Merasa Tak Lagi Berkoalisi dengan Prabowo - Sandiaga
Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean berbicara soal posisi partainya di dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Menurutnya, Demokrat kini sudah berada di luar koalisi tersebut.

Demokrat sebagaimana diketahui memiliki hubungan yang tidak begitu harmonis dengan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

Yang terakhir pernah terkuak ialah di saat Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa tidak enak dengan ucapan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto ketika berbicara soal arah politik saat melayat mendiang Ani Yudhoyono.

"PD pun merasa tidak lagi berkoalisi dengan 02," kata Ferdinand dalam akun Twitternya @Ferdinand_Haean2 pada Sabtu (7/6/2019).

"Demokrat menyebut hubungan dengan Koalisi Adil Makmur yang mengusung paslon 02 Prabowo-Sandiaga terganggu," sambungnya.

Bukan hanya Ferdinand yang akhirnya buka-bukaan soal kondisi Demokrat sebagai pendukung Prabowo - Sandiaga.

Politikus Demokrat, Andi Arief juga sempat mengatakan kalau selama ini partainya selalu memberikan saran kepada Prabowo terkait strategi di Pilpres 2019.

Sempat menyarankan Prabowo mencari kandidat baru selain Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, namun Demokrat tetap tidak digubris.

Andi menjelaskan, kalau berdasarkan hasil survei, nama Sandiaga tidak akan mendukung suara Prabowo di Pilpres 2019.

Karena melihat hasil survei tersebut, Demokrat lantas menyarankan Prabowo untuk mencari kandidat lain yang bisa mendorong suaranya di Pilpres 2019.

"Meski tidak yakin akan kemenangan 02, namun Partai Demokrat, SBY dan AHY tetap berupaya mencari jalan yang benar agar 02 menang. Berkali-kali pertemuan mengusulkan sesuatu yang positif namun selalu ditolak oleh 02. Kawan yang baik adalah yang mengajarkan hal benar," kata Andi melalui akun Twitternya @AndiArief__ pada Jumat (7/6/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejak Awal, Partai Demokrat Tak Pernah Yakin Prabowo Menang Pilpres

Sejak Awal, Partai Demokrat Tak Pernah Yakin Prabowo Menang Pilpres

News | Jum'at, 07 Juni 2019 | 13:19 WIB

Anak dan Menantu SBY Di-bully, Ferdinand: Sedih Salah, Senyum Salah!

Anak dan Menantu SBY Di-bully, Ferdinand: Sedih Salah, Senyum Salah!

News | Jum'at, 07 Juni 2019 | 10:04 WIB

Dituding Hasut Perang Aceh, Ferdinand Demokrat Murka

Dituding Hasut Perang Aceh, Ferdinand Demokrat Murka

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 16:51 WIB

Terkini

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:57 WIB

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:51 WIB

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:38 WIB

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:35 WIB

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:29 WIB

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:57 WIB