Gunung Sinabung Erupsi, Warga Ramai-ramai Jauhi Zona Merah

Iwan Supriyatna

Senin, 10 Juni 2019 | 05:35 WIB
Gunung Sinabung Erupsi, Warga Ramai-ramai Jauhi Zona Merah
Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi, di Karo, Sumatera Utara.

Suara.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Minggu (9/6/2019) sekira pukul 16.28 WIB kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 7.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 9.460 meter di atas permukaan laut.

Keterangan itu disampaikan oleh Pos Pengamatan Gunung api Sinabung Badan Geologi dan PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Sinabung dalam rilisnya menyebutkan bahwa kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah selatan.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi kurang lebih 9 menit 17 detik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karo, Natanail Perangin-angin mengimbau kepada warga agar menjauhi zona merah erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Zona merah yang sangat berbahaya ini, harus dihindari untuk menyelamatkan warga dari peristiwa fenomena alam tersebut," kata Natanail.

Warga maupun petani diharapkan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 Km dari puncak Gunung Sinabung.

"Selain itu, radius sektoral 5 Km untuk sektor selatan - timur, dan 4 Km untuk sektor timur- utara," ujarnya.

Natanail menyebutkan, personil TNI-Polri, BPBD Karo dibantu institusi pemerintah terkait lainnya terus melakukan pengawasan dan razia terhadap warga yang memasuki kawasan zona merah yang sangat berbahaya.

"Kita tidak ingin warga menjadi korban erupsi gunung Sinabung, hal itu harus dilakukan antisipasi dan mengimbau kepada masyarakat," katanya.

baca juga

Sebelumnya, pada saat erupsi pertama, terjadi awan panas ke arah tenggara 3,5 km dan selatan 3 km serta terdengar suara gemuruh sampai ke pos pengamatan gunung api Sinabung.

Saat ini Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi kepada masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Selain itu, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Sinabung Erupsi, Muntahkan Abu Hitam Pekat Setinggi 7 km

Gunung Sinabung Erupsi, Muntahkan Abu Hitam Pekat Setinggi 7 km

News | Minggu, 09 Juni 2019 | 19:19 WIB

Bali Diguncang Gempa, BPBD Minta Masyarakat Tenang

Bali Diguncang Gempa, BPBD Minta Masyarakat Tenang

News | Sabtu, 08 Juni 2019 | 09:27 WIB

Tanggul Jebol, Tiga Kelurahan di Bekasi Kebanjiran

Tanggul Jebol, Tiga Kelurahan di Bekasi Kebanjiran

Jabar | Sabtu, 11 Mei 2019 | 15:23 WIB

Terkini

Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan

Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 14:51 WIB

Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan

Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 14:50 WIB

Pemprov Sumut Sediakan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

Pemprov Sumut Sediakan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 14:48 WIB

Teh Cina Isi 13 Kg Sabu dari Malaysia Disita Bea Cukai Entikong Bareng TNI-Polri

Teh Cina Isi 13 Kg Sabu dari Malaysia Disita Bea Cukai Entikong Bareng TNI-Polri

News | Minggu, 27 September 2026 | 14:44 WIB

Skandal Manchester City Picu Ketegangan Inggris-UEA, Ancam Investasi Rp500 Triliun

Skandal Manchester City Picu Ketegangan Inggris-UEA, Ancam Investasi Rp500 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 14:42 WIB

Andre Rosiade Puji Bobby Nasution: Gubernur yang Bekerja Keras!

Andre Rosiade Puji Bobby Nasution: Gubernur yang Bekerja Keras!

News | Minggu, 27 September 2026 | 14:41 WIB

Kenapa Battery Health Mobil Listrik Turun? Ini Sebab dan Pencegahannya

Kenapa Battery Health Mobil Listrik Turun? Ini Sebab dan Pencegahannya

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 14:39 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Sumut, 5 Kabupaten Terdampak Banjir, Tapteng Paling Parah

Cuaca Ekstrem Landa Sumut, 5 Kabupaten Terdampak Banjir, Tapteng Paling Parah

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 14:35 WIB

Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap

Saat Air Menjadi Energi, Hutan Menjaga Nyala di Kawasan Panas Bumi Rantau Dedap

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 14:34 WIB

Iqbal Akbar Dicopot sebagai Kepala SPPG Tebingtinggi, Buntut Viral Dilabrak Istri Diduga Selingkuh

Iqbal Akbar Dicopot sebagai Kepala SPPG Tebingtinggi, Buntut Viral Dilabrak Istri Diduga Selingkuh

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 14:30 WIB

×