Anies Jawab Sindiran Menteri Susi Soal Lumpur dan Sampah Waduk Pluit

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 12 Juni 2019 | 12:37 WIB
Anies Jawab Sindiran Menteri Susi Soal Lumpur dan Sampah Waduk Pluit
Suasana Waduk Pluit yang mengalami pendangkalan di Jakarta, Selasa (11/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah kabar yang menyebut telah terjadi pendangkalan di Waduk Pluit, Jakarta Utara. Anies menilai Waduk Pluit memang sedang dikosongkan, sehingga endapan lumpur terlihat hingga ke permukaan air.

Anies mengatakan, proses pengerukan sudah dilakukan oleh petugas dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta sejak bulan April 2019. Di mana mereka memang mengurangi debit air di waduk untuk mengeruk endapan di dasar waduk.

"Sebenernya sesuatu yang dikerjakan sejak bulan April. Karena ada proses pendangkalan sehingga sedimentasi dan dilakukan pengerukan, untuk pengerukan memang airnya harus berkurang," kata Anies di Balai Kota, Rabu (13/6/2019).

"Air berkurang bukan karena enggak dirawat, justru mau dirawat dilakukan pendangkalan," sambung Anies.

Menurutnya, tiga bulan belakangan ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pengerukan. Mengingat cuaca saat ini sedang memasuki musim panas.

"Apalagi ini memang saatnya kita melakukan pengerukan, mulai April di saat volume air sedang enggak tinggi, di situ kita lakukan pengerukan di semua tempat," jelasnya.

Sebelumnya, di Waduk Pluit terdapat endapan lumpur yang cukup tebal ditambah dengan sampah yang menumpuk terlihat menutupi permukaan air sejak Sabtu (7/6/2019). Hal ini mengakibatkan waduk pengendali banjir utama di Jakarta itu mengeluarkan aroma tak sedap.

Kondisi ini sempat disinggung Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Lewat akun Twitter-nya @susipudjiastuti, ia me-repost sebuah berita tentang kondisi Waduk Pluit pada Senin (10/6/2019) siang.

Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengaku telah mengerahkan 6 unit eskavator amfibi dan rencananya akan ditambah jumlahnya menjadi 13 unit untuk memaksimalkan pengerukan sedimen di kawasan Waduk Pluit.

baca juga

Pengerukan terhadap lapisan sedimen ini sudah dilakukan sejak akhir April lalu dan ditargetkan rampung dalam empat bulan ke depan.

"Kami sudah kerjakan (pengepokan) mulai akhir April. Oktober ditargetkan sudah selesai. Sedimen pun (terlihat hanya) di muaranya, dekat pompa ke arah laut," kata Ika.

Untuk diketahui, Waduk Pluit merupakan waduk pengendali banjir utama untuk mengatasi banjir di DKI Jakarta dengan luas 80 hektare dan luas daerah tangkapan air (dam catchment area) mencapai 2.400 hektare.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Aktivitas Pembangunan Stadion Baru untuk Persija Pasca Lebaran

Tak Ada Aktivitas Pembangunan Stadion Baru untuk Persija Pasca Lebaran

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 18:06 WIB

Warga Kampung Muara Baru Klaim Tak Pernah Buang Sampah di Waduk Pluit Lagi

Warga Kampung Muara Baru Klaim Tak Pernah Buang Sampah di Waduk Pluit Lagi

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 16:29 WIB

Alami Pendangkalan, 8 Alat Berat Dikerahkan Keruk Waduk Pluit

Alami Pendangkalan, 8 Alat Berat Dikerahkan Keruk Waduk Pluit

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 16:17 WIB

Waduk Pluit Penuh Lumpur dan Sampah, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Waduk Pluit Penuh Lumpur dan Sampah, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 15:50 WIB

Retweet Kondisi 'Miris' Waduk Pluit, Menteri Susi Ingatkan Janji Ini

Retweet Kondisi 'Miris' Waduk Pluit, Menteri Susi Ingatkan Janji Ini

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 14:23 WIB

Terkini

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:08 WIB

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 18:00 WIB

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

×