Himpun Dana Rp 12 M, Mentan Janji Bangun Kembali Pertanian di Konawe Utara

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 14 Juni 2019 | 10:24 WIB
Himpun Dana Rp 12 M, Mentan Janji Bangun Kembali Pertanian di Konawe Utara
Mentan, Amran Sulaiman, mengunjungi korban banjir Kabupaten Konawe Utara, Sultra, Kamis (13/6/2019) siang. (Dok : Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman menyatakan, pihaknya berhasil menghimpun dana sebesar Rp 12 miliar, yang akan digunakan untuk membangun kembali lahan pertanian dan peternakan warga korban banjir Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kepastian ini ia sampaikan saat mengunjungi lokasi bencana banjir bandang, Kamis (13/6/2019) siang. 

"Kementerian Pertanian dengan mitra telah berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp 12 Miliar. Yang terpenting adalah sawah. Adapun yang tenggelam ada 600 hektare, dari total 10 ribu hektare. Insya Allah, 600 hektare ini, khusus sawah, akan kami ganti dengan memberikan bibit dan pupuk gratis. Kami akan kami bangun lagi 600 hektare ini dengan bantuan traktor roda dua dan roda empat," ujarnya.

Amran berjanji, tim khusus akan langsung bergerak cepat membangun sawah dan lahan pertanian yang terkena banjir bandang, setelah air surut.

"Air surut, kita langsung bergerak membangun sawah dan lahan pertanian, agar petani langsung kembali mengolah sawah dan lahannya. Kami minta tim Kementan dan daerah bergerak cepat, karena alat mesin, bibit, dan pupuk, telah tiba di Kendari," tegas Amran.

Selain kebutuhan pertanian, pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi petani yang ternaknya terdampak atau hanyut terbawa arus banjir.

"Sebelum bencana banjir, kita sudah bantu ternak, yaitu 46 ribu ekor ayam dan kambing. Nanti akan kami tambah lagi bantuan ayam dan kambing, " kata Mentan.

Meskipun kondisi pertanian di Sultra sedang terdampak bencana, Amran minta masyarakat untuk tidak khawatir dan senantiasa menjaga kesehatan. Pangan, air bersih, obat-obatan, listrik dan kebutuhan lainnya, saat ini sudah mulai tersedia, menyusul bantuan yang sudah mulai masuk.

Mentan datang ke Sultra didampingi Gubernur Sultra, Ali Mazi, dan Komandan Korem 143/HO Kendari, Kolonel Infantri Yustinus Nono Yulianto, dengan helikopter.

Keduanya disambut Bupati Konawe Utara, Ruksamin, di Kantor Bupati Konawe Utara. Amran dan rombongan langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Asera, Desa Wanggudu Raya.

baca juga

Mentan juga langsung mendengarkan keluhan warga yang mengungsi di sepanjang jalan poros.

Mentan, Amran Sulaiman, mengunjungi korban banjir Kabupaten Konawe Utara, Sultra, Kamis (13/6/2019) siang. (Dok : Kementan)
Mentan, Amran Sulaiman, mengunjungi korban banjir Kabupaten Konawe Utara, Sultra, Kamis (13/6/2019) siang. (Dok : Kementan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditjen PSP Kementan Minta Petani Optimalkan Bantuan Mesin Pertanian

Ditjen PSP Kementan Minta Petani Optimalkan Bantuan Mesin Pertanian

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2019 | 08:08 WIB

Tahun Ini Kementan Alokasi 9,55 Juta Ton Pupuk Senilai Rp 29 Triliun

Tahun Ini Kementan Alokasi 9,55 Juta Ton Pupuk Senilai Rp 29 Triliun

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2019 | 07:54 WIB

Tanggulangi Alih Fungsi Lahan, Kementan Cetak Lahan Sawah Baru di Luar Jawa

Tanggulangi Alih Fungsi Lahan, Kementan Cetak Lahan Sawah Baru di Luar Jawa

Bisnis | Rabu, 12 Juni 2019 | 08:04 WIB

Siap Hadapi Era Industri 4.0, Kementan Andalkan Combine Harvester

Siap Hadapi Era Industri 4.0, Kementan Andalkan Combine Harvester

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2019 | 07:57 WIB

Terkini

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×