Ceramahnya Dibubarkan GP Ansor, Hanan Attaki Tilawah di Bawah Pohon

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 09 Juli 2019 | 14:13 WIB
Ceramahnya Dibubarkan GP Ansor, Hanan Attaki Tilawah di Bawah Pohon
Ustaz Hanan Attaki memimpin tilawah di bawah pohon seusai pengajiannya dibatalkan (Twitter)

Suara.com - Pengajian Ustaz Hanan Attaki di Tegal menuai penolakan dari Gerakan Pemuda Ansor setempat. Setelahnya, Hanan Attaki mengganti kegiatan pengajian dengan tilawah di bawah pohon.

Pengajian bertajuk 'Sharing Time Menjemput Keajaiban dalam Ujian' tersebut semula digelar di Hotel Bahari Inn Kota Tegal pada Minggu (7/7/2019) siang.

Namun, GP Ansor berkirim surat dan menyatakan keberatan dengan adanya pengajian tersebut lantaran cermah Hanan Attaki provokatif, sehingga acaranya dibatalkan.

Padahal, saat itu jemaah sudah berbondong-bondong hadir di lokasi acara. Hanan Attaki juga telah tiba.

Untuk mengobati kekecewaan jemaah, Hanan Attaki memimpin tilawah bersama di bawah pohon tak jauh dari lokasi acara.

Tilawah Al Quran tersebut diikuti oleh para jemaah dan diabadikan oleh salah seorang jemaah melalui video yang diunggah ke media sosial.

"Kita tilawah surat Ar Rahman satu surat , kalau tidak hapal boleh membuka mushaf Al Quran. Sama-sama kita membaca Surat Ar Rahman kemudian kita tutup dengan doa," kata Hanan Attaki seperti dalam video yang dikutip Suara.com, Selasa (9/7/2019).

Dalam video tersebut, Hanan Attaki menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah lantaran tidak bisa menyampaikan materi pengajian.

Sebagai gantinya, Hanan Attaki mengajak para jemaah untuk tilawah bersama-sama dan menutup pertemuan dengan membaca doa.

"Sekali lagi saya mohon maaf dan saya tidak dalam kesempatan untuk bisa menyampaikan statement disini, nanti akan disampaikan oleh panitia. Saya hanya akan mengajak yuk kita sama-sama berdoa kepada Allah dan membaca Al Quran secara bersama-sama," ungkap Hanan Attaki.

Dalam video yang berbeda, Hanan Attaki juga memberikan penjelasan mengenai pembatalan pengajian. Ia berharap agar kejadian tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

"Qadarullah Allah menguji kita dengan kondisi seperti ini mudah-mudahan ada hikmah," ungkap Hanan Attaki.

"Sekaligus juga alhamdulillah tadi jarang-jarang kita bisa tilawah bareng di bawah pohon ya, tilawah bareng di tempat terbuka. Ini inyaallah saya pikir juga sebuah hikmah, sebuah kebaikan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan GP Ansor Protes Pengajian Ustaz Hanan Attaki: Ceramah Provokatif

Alasan GP Ansor Protes Pengajian Ustaz Hanan Attaki: Ceramah Provokatif

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 09:35 WIB

Pengajian Ustaz Firanda Andirja di Masjid Aceh Dibubarkan Warga

Pengajian Ustaz Firanda Andirja di Masjid Aceh Dibubarkan Warga

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 14:06 WIB

GP Ansor Dukung Polri Ungkap Aktor Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

GP Ansor Dukung Polri Ungkap Aktor Kerusuhan 22 Mei di Jakarta

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 23:15 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB