JK: Saat Ini Semua Partai Satu, Dapat Kursi dan Menteri Berapa

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 11 Juli 2019 | 17:46 WIB
JK: Saat Ini Semua Partai Satu, Dapat Kursi dan Menteri Berapa
Wapres Jusuf Kalla saat ditemui di kantornya. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa kondisi bangsa Indonesia sudah mulai kembali normal setelah Pemilihan Umum 2019 usai dilaksanakan. Namun, menurutnya partai-partai politik yang berhasil maju sebagai bagian dari penguasa bukan lagi membicarakan soal ideologi akan tetapi malah ribut soal kekuasaan.

JK menjelaskan bahwa partai-partai politik yang ada di Indonesia dewasa ini cenderung memiliki kesamaan ideologi. Sebut saja partai politik yang dulu dikenal memiliki ideologi agamis seperti PAN, PKS, PPP dan PKB juga turut menerapkan ideologi nasionalis dan berlaku juga untuk sebaliknya.

"Jadi tidak ada perbedaan antara Golkar dengan PAN, PDIP dan PPP dalam melihat bangsa ini," kata JK saat memberikan kuliah umum kepada peserta pelatihan Lemhanas di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (11/7/2019).r

Meskipun tidak ada perbedaan pandangan dari partai-partai politik bukan berarti kondisi di tengah masyarakat pun bisa disamakan. Nyatanya, ada sejumlah polarisasi yang terjadi karena beragamnya ideologi masyarakat.

"Bukan berdasarkan fundamental daripada sikap politik tapi terjadi dalam kasus-kasus yang menyebabkan terjadi polarsasi, karena itu tugas kita kemudian membawa bangsa ini lebih bersatu lagi dlm politik sehingga tidak terjadi polarisasi seperti itu," ujarnya.

Lebih lanjut JK mengungkapkan disaat Pemilu 2019 usai dilaksanakan, JK melihat ada perbincangan politik yang nyata atau real yakni soal kekuasaan yang menjadi tujuan atau goals daripada pemilihan itu sendiri. Karena itulah yang menurutnya terlihat saat ini ialah soal bagaimana partai-partai politik berebut kekuasaan bukan lagi berbicara ideologi.

"Jadi sekarang ini semua berbicara tentang mandat kekuasan, semua partai satu, saya dapat kursi berapa, saya dapat menteri berapa, tidak lagi bicara ideologi kita apa," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilpres Selesai, Ketua PA 212: Imam Kita yang di Makkah bukan Kartanegara

Pilpres Selesai, Ketua PA 212: Imam Kita yang di Makkah bukan Kartanegara

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 09:13 WIB

Yenny Wahid: Jangan Ada Anggapan NU Tuntut Kursi Menteri ke Jokowi

Yenny Wahid: Jangan Ada Anggapan NU Tuntut Kursi Menteri ke Jokowi

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 13:30 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×