Video Aksi Lindas Makam Viral, Pemotor Diciduk Polisi dan Minta Maaf

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 25 Juli 2019 | 13:03 WIB
Video Aksi Lindas Makam Viral, Pemotor Diciduk Polisi dan Minta Maaf
Pemotor lindas makam di Pasuruan minta maaf (Instagram/ @fakta.indo)

Suara.com - Aksi melindas makam di sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Pasuruan, Jawa Timur menggunakan sepeda motor menuai kecaman dari banyak pihak.

Empat orang pemuda yang terlibat dalam aksi itu menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas aksi tak patut yang telah dilakukan.

Video permintaan maaf itu diunggah melalui akun Instagram @fakta.indo. Dalam video, tampak keempat pemuda masing-masing berinisial JD (18) dan HM (18) berperan sebagai pengendara motor.

Sementara FW (18) sebagai pengambil video, dan UF (29) yang berperan mengunggah rekaman ke media sosial. Semuanya, dalam video terbaru, menyampaikan permohonan maaf.

"Saya mohon maaf kepada masyarakat atas perilaku saya trek-trekan di makam. Saya menyesali perbuatan dan saya tidak akan mengulanginya lagi," kata salah satu pemuda seperti dikutip Suara.com, Kamis (25/7/2019).

Ketiga pemuda lainnya juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Mereka mengakui kesalahan yang telah diperbuat dan berjanji tidak akan mengulanginya.

Permohonan maaf tersebut dilakukan di hadapan pihak kepolisian dan warga sekitar. Keempat pemuda itu telah diamankan pada Rabu (24/7/2019) malam.

"Sudah kita amankan tadi Rabu malam. Ada empat orang yang diamankan," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Sebelumnya, Video dua remaja menjadikan makam sebagai arena balap viral di media sosial (medsos).

baca juga

Sejak diunggah di akun instagram @Lambe_turah, Rabu (24/7/2019), banyak kecaman silih berganti mengomentari perbuatan tidak terpuji itu.

Dalam video berdurasi 14 detik itu mempertontonkan aksi dua remaja mengendarai motor matic saling kejar di area pemakaman.

Gundukan makam seakan dijadikan layaknya tantangan seperti pembalap motor trail.

Selain di akun instagram, video tersebut juga viral di whats app (WA). Banyak yang mengatakan, aksi ugal-ugalan itu dilakukan di salah satu makam di Pasuruan Jawa Timur, tepatnya di Pemakaman Menangan Desa Kebun Rejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Viral, 2 Pemotor yang Lindas Kuburan Ditangkap!

Sempat Viral, 2 Pemotor yang Lindas Kuburan Ditangkap!

Jatim | Kamis, 25 Juli 2019 | 12:02 WIB

Viral Aksi 2 Remaja Jadikan Makam Ajang Balap Motor, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi 2 Remaja Jadikan Makam Ajang Balap Motor, Polisi Buru Pelaku

Jatim | Kamis, 25 Juli 2019 | 10:32 WIB

Viral Video Remaja Lindas Kuburan Pakai Sepeda Motor, Banjir Hujatan

Viral Video Remaja Lindas Kuburan Pakai Sepeda Motor, Banjir Hujatan

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 17:45 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×