Pengamat: Jokowi Wajar Kasih Jatah Menteri, Tapi Libatkan PPATK

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 30 Juli 2019 | 10:41 WIB
Pengamat: Jokowi Wajar Kasih Jatah Menteri, Tapi Libatkan PPATK
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan bubarkan TKN. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinilai wajar jika memberikan jatah jabatan menteri ke partai pendukungnya saat Pilpres 2019 lalu. Namun dalam memilih calon menteri harus melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK.

Selain itu melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Hal itu dikatakan. Pengamat Politik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Ahmad Sabiq mengingatkan Presiden terpilih Joko Widodo untuk selektif memilih menteri di kabinet mendatang.

"Presiden terpilih diharapkan memilih menteri dengan cermat dan betul-betul selektif," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (30/7/2019).

Dia juga mengingatkan bahwa pemilihan menteri akan lebih optimal dengan melibatkan KPK dan PPATK.

"Dengan demikian diharapkan tidak ada calon menteri yang memiliki jejak korupsi," katanya.

Selain itu, dia juga berharap agar presiden terpilih meneliti kelayakan calon menteri secara administratif

"Sebagai dirigen, presiden terpilih harus memilih menteri dengan sangat tepat," katanya.

Dia menambahkan, pemberian 'jatah' menteri kepada partai pendukung juga merupakan hal yang wajar asalkan tetap proporsional dan profesional.

"Boleh saja memberi 'jatah' menteri kepada partai pendukung. Saya kira itu hal yang wajar-wajar saja. Yang penting proporsional dan profesional," katanya.

baca juga

Selain itu, kata dia, presiden terpilih juga harus memilih menteri yang kompeten dan berintegritas.

"Figur menteri yang kompeten dan berintegritas akan sangat membantu presiden terpilih dalam penyelenggaraan pemerintahan," katanya.

Sebelumnya, dia juga mengingatkan mengenai penting dan strategisnya peran oposisi. Menurut dia, oposisi berperan sebagai kekuatan penyeimbang dan pengontrol jalannya penyelenggaraan pemerintahan.

"Oposisi memiliki peran yang sangat penting dalam rangka mengawal penyelenggaraan pemerintahan," katanya.

Kendati demikian, kata dia, menjadi oposisi bukan berarti asal beda dengan pemerintah.

"Bukan pula dengan terus mencari-cari cara untuk menjatuhkan pemerintah. Bila kebijakan yang diambil oleh pemerintah sudah benar, pihak oposisi tidak selayaknya mengganjal. Malahan harus mendukung dan mengawal agar kebijakan tersebut dijalankan juga dengan cara yang benar," katanya.

Dia menambahkan, peran oposisi merupakan peran yang terhormat dan juga mulia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Ingin Danau Toba Jadi Kawasan Wisata Berkelas

Presiden Jokowi Ingin Danau Toba Jadi Kawasan Wisata Berkelas

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:33 WIB

Pengamat: Anies Capres 2024, Nasdem Sedang Gertak Jokowi dan PDIP

Pengamat: Anies Capres 2024, Nasdem Sedang Gertak Jokowi dan PDIP

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:28 WIB

Jokowi Akan Putusakan Jika Eks Koalisi Prabowo Mau Gabung ke KIK

Jokowi Akan Putusakan Jika Eks Koalisi Prabowo Mau Gabung ke KIK

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:21 WIB

Jokowi Diminta Serahkan Langsung Keppres Amnesti ke Baiq Nuril

Jokowi Diminta Serahkan Langsung Keppres Amnesti ke Baiq Nuril

News | Senin, 29 Juli 2019 | 18:24 WIB

Respons PDIP soal Rencana SBY Bertemu Jokowi Awal Agustus

Respons PDIP soal Rencana SBY Bertemu Jokowi Awal Agustus

News | Senin, 29 Juli 2019 | 18:17 WIB

Terkini

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:38 WIB

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:31 WIB

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:29 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

×